SBY: Jangan andalkan lapangan pekerjaan formal

Reporter : Harwanto Bimo Pratomo | Senin, 18 Maret 2013 21:01




SBY: Jangan andalkan lapangan pekerjaan formal
kunjungan sby. AFP PHOTO / Ed Jones

Merdeka.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan masyarakat saat ini diminta tidak mengandalkan lapangan pekerjaan formal karena persaingan untuk masuk ke dalamnya sudah sangat tinggi. Salah satu cara untuk keluar dari kelompok pengangguran ialah dengan berwirausaha.

"Masyarakat bisa menjadi PNS, TNI dan Polri tetapi ada batasnya tergantung peluang dan anggaran negara. Begitu juga di kaum profesional di berbagai organisasi dan perusahaan," ujarnya saat ditemui di Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (18/3).

Selain memberi penghasilan bagi diri sendiri, wirausaha juga membantu orang lain dalam mendapat pekerjaan. Hal inilah keuntungan yang dapat mendorong pengurangan tingkat kemiskinan.

"Wirausaha yang tumbuh menciptakan peluang bisnis dan pekerjaan bagi masyarakat termasuk generasi muda yang menginginkan pekerjaan baik dan laik," tuturnya.

Wirausaha, lanjut SBY, juga berpotensi membuka pasar baru akan suatu produk maupun jasa. Maka dari itu nantinya produk Indonesia dapat memiliki nilai tambah dan dapat bersaing di kancah dunia.

"Dan akhirnya membuat kegiatan bisnis dan negara kita akan terus bergerak dan semakin berkembang," jelasnya.

[rin]

KUMPULAN BERITA
# Wirausaha

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Menteri agama keluhkan kemacetan Jakarta di Twitter
  • Mesin bekas Rusia tak sebabkan roket NASA meledak
  • Industri media diprediksi tumbuh 15 persen tahun depan
  • Prabowo: DPR tandingan itu sangat merugikan bangsa!
  • Vettel berencana tak turun di sesi kualifikasi GP Austin
  • Nicholas Saputra dan Dian Sastro, 12 tahun setelah AADC
  • Swedia jadi negara Eropa Barat pertama akui Palestina
  • Karakter atasan buruk, karyawan tidak puas kerja
  • Rumah di Inggris dilelang mulai harga Rp 15 ribu
  • Ini pengakuan guru SMP di Bandung yang cabuli belasan siswi
  • SHOW MORE