SBY akui kebijakan subsidi BBM salah sasaran

Reporter : Harwanto Bimo Pratomo | Rabu, 13 Maret 2013 15:43




SBY akui kebijakan subsidi BBM salah sasaran
Pengisian BBM di SPBU. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya mengakui bahwa kebijakan subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang selama ini dijalankan pemerintah, tidak tepat sasaran. Sebab, banyak dinikmati oleh golongan masyarakat kelas menengah.

"Sehingga tentu konstruksi kebijakan seperti kurang tepat," ungkap SBY di Istana Negara, Rabu (13/3).

Meski mengakui bahwa kebijakan tersebut tidak tepat sasaran, pemerintah belum berkenan mencabut kebijakan yang dimaksud. Alasannya, perlu pertimbangan dan rumusan yang matang karena akan berkaitan dengan dampak inflasi.

"Namun demikian tidak sesederhana itu. Yang jadi persoalan sekarang ini, besaran subsidi yang mencapai Rp 300 triliun itu untuk BBM dan listrik. kita sudah tahu plus minusnya, apakah dengan menaikkan harga BBM dan dampak inflasinya, atau cara lain yang penting subsidi berkurang, tadi yang kita diskusikan cara praktis seperti apa yang bisa dijalankan tahun ini tahun depan serta seterusnya," paparnya.

Presiden menambahkan, kebijakan ini akan digodok dalam 1-2 pekan ke depan. "intinya, sekarang kurangi volume BBM yang disubsidi. Ada banyak pilihan, yang menurut kami realistik dan adil. Bisa lewat teknologi dan kesiapan," ucapnya.

[noe]


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Muncul 2 surat, kubu SDA dan Emron Pangkapi rebutan ketua fraksi
  • Hard disk paling aman di dunia ini bisa diledakkan via SMS
  • Paus kecam praktik menitipkan orang tua ke panti jompo
  • Dukung kenaikan harga BBM, BPH Migas mau SPBU asing serbu RI
  • BBM tersendat, Kapal Dishub berhenti operasi di Kali Adem
  • ESDM: Tidak ada ET, perusahaan batu bara tak boleh ekspor
  • Perbankan belum tarik untung dari sistem pembayaran non tunai
  • New Kawasaki Versys 650 2015, sepintas yang terbarukan
  • Balik arah, Demokrat dukung ajukan paket pimpinan DPR malam ini
  • HMI bakar ban depan KFC Cikini, warga panik
  • SHOW MORE