Sandiaga Uno enggan komentar soal pembelian saham Bank Bukopin

Reporter : Saugy Riyandi | Minggu, 21 April 2013 17:03




Sandiaga Uno enggan komentar soal pembelian saham Bank Bukopin
bank bukopin. tsakti.wordpress.com

Merdeka.com - Pemilik Saratoga Capital, Sandiaga Uno enggan berkomentar terkait rencana pembelian 41,4 persen saham Bank Bukopin senilai Rp 3,98 triliun. Pasalnya, perjanjian tersebut masih bersifat rahasia antara Saratoga dan Bank Bukopin.

"Maaf kami belum bisa kasih informasi dan konfirmasi karena kami terikat perjanjian kerahasiaan," ujar Sandi kepada merdeka.com di Jakarta, Minggu (21/4).

Sebelumnya seperti yang telah diberitakan oleh Wall Street Journal, Sandiaga mempunyai potensi besar untuk membeli saham Bank Bukopin. Sandiaga melalui perusahaannya, Saratoga Capital, telah menawar pembelian 41,4 persen saham di Bank Bukopin dengan harga paling tinggi yaitu USD 410 juta (sekitar Rp 3,98 triliun).

Menurut sumber WSJ, Saratoga telah menawar Rp 1.180 hingga Rp 1.460 per lembar untuk saham Bank Bukopin. Sementara itu, harga akhir penjualan saham tersebut akan ditentukan setelah proses uji tuntas (due dilligence) selesai.

Saham yang akan dijual oleh Bank Bukopin sebesar 41,4 persen dimiliki oleh Kopelindo 31,7 persen yang tergabung dengan karyawan Bulog, dan 9,7 persen oleh Yabinstra, yayasan milik Bulog.

Bank Bukopin adalah bank dengan peringkat ke-16 di Indonesia. Bank ini mempunyai 36 cabang di 22 provinsi. Pemerintah memiliki 13,04 persen saham di bank yang didirikan pada 1970 ini. Sementara untuk saham sisanya, dilepas untuk publik.

Selama tahun lalu, Bank Bukopin telah membukukan laba sebesar Rp 834,31 miliar, naik 12 persen dibandingkan tahun 2011.

[rin]




Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top


Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER
TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Pemimpin tertinggi Iran sebut Israel 'anjing gila'
  • Poempida akui kelemahan open house JK berakibat remaja tewas
  • Berjubah mewah di Madinah, Syahrini malah dikira tenda pramuka
  • Sukses jaga stabilitas harga, ekonom minta pemerintah tak lengah
  • Leeteuk kembali, giliran Shindong siap wajib militer
  • Suasana Lebaran warga Riau terganggu akibat kebakaran hutan
  • Wanita di Pakistan dibunuh terkait kasus penghujatan di Facebook
  • Ternyata ini film impian Olga Syahputra
  • Welcome back, Leeteuk resmi akhiri wajib militer!
  • Cleverley siap eksploitasi kelemahan Vidic
  • SHOW MORE