Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp14.532 per USD
Merdeka.com - Nilai tukar Rupiah ditutup melemah 30 poin ke level Rp14.532 per USD dari penutupan sebelumnya di level Rp14.502 per USD. Sedangkan untuk perdagangan minggu depan, mata uang Rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp14.520 hingga Rp14.570 per USD.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, pelaku pasar mengamati kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Bali guna memitigasi meluasnya persebaran varian baru Covid-19.
"Langkah tersebut sejalan dengan prasyarat pemulihan ekonomi yang telah digadang-gadang baik oleh pemangku jabatan stakeholder maupun masyarakat secara luas bahwa pengendalian pandemi merupakan prasyarat utama guna menuju langkah berikutnya yaitu pemulihan ekonomi," ujarnya, Jumat (2/7).
Pemerintah sudah tahu bahwa dalam penerapan PPKM Mikro Darurat akan ada yang dirugikan terutama Pertumbuhan ekonomi (mati suri), namun pemerintah sudah mengambil langkah strategis dengan mementingkan kesehatan masyarakat walaupun pertumbuhan ekonomi di Kuartal Ketiga kemungkinan akan terjadi kontraksi, bisa saja di 2 hingga 4 persen.
Pemerintah sangat berharap PPKM Darurat dibarengi dengan dukungan masyarakat untuk berdisiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, sehingga dapat efektif menurunkan kasus baru Virus Corona.
"Jika PPKM Darurat efektif menekan kasus baru, maka dampak pembatasan mobilitas ke pertumbuhan ekonomi dapat dimitigasi," jelasnya.
Selain itu, pemerintah pusat dan daerah cukup tanggap dan cepat dengan menerapkan PPKM Darurat, termasuk dengan percepatan vaksinasi Covid-19, mengendalikan mobilitas dan memperkuat penerapan protokol kesehatan. Apalagi pemerintah dalam PPKM Mikro Darurat mencanangkan vaksinasi 2 juta orang dalam seharidan di bulan September 2021, masyarakat Indonesia sudah di vaksinasi semua.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya