Rp 13,59 triliun kredit Bank Mandiri terserap program pemerintah

Reporter : Sri Wiyanti | Senin, 17 Desember 2012 16:31




Rp 13,59 triliun kredit Bank Mandiri terserap program pemerintah
Kerajian Rotan. ©2012 Merdeka.com/pandasurya

Merdeka.com - Bank Mandiri mengklaim terus mengembangkan pembiayaan ke segmen usaha kecil dan menengah (UKM) sebagai penggerak perekonomian nasional.

Salah satu programnya adalah penyaluran kredit bagi program pemerintah bagi UKM, petani, peternak, dan perkebunan dalam bentuk Kredit Usaha rakyat (KUR), Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKP-E), Kredit Pengembangan Energi Nabati Revitalisasi Perkebunan (KPEN-RP), serta Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS).

Sampai dengan November 2012, Bank Mandiri telah menyalurkan Rp 4,42 triliun kredit program pemerintah kepada lebih dari 68 ribu debitur. Dengan demikian, total penyaluran kepada kredit program pemerintah telah mencapai Rp 13,59 triliun kepada lebih dari 503 ribu pelaku UKM, petani, peternak dan perkebunan.

Direktur Commercial & Business Banking Bank Mandiri Sunarso mengatakan mengklaim pihaknya memiliki komitmen yang tinggi dalam mengembangkan segmen UMKM.

"Dari tahun ke tahun, segmen ini menunjukkan perkembangan yang baik dan mampu menyerap tenaga kerja yang besar sehingga mampu mendorong peningkatan perekonomian masyarakat," kata Sunarso dalam berita tertulis yang diterima merdeka.com, Senin (17/12).

Untuk menegaskan komitmen pengembangan UKM, khususnya di sektor hulu, Bank Mandiri kembali menyalurkan pembiayaan KUR sebesar Rp 41,85 miliar bagi 727 petani dari Koperasi Tiga Saudara dan Koperasi Tunas Baru. Kedua koperasi tersebut merupakan binaan PT Satya Kisma Usaha dan PT Banyu Kahuripan Indonesia.

"Kredit yang diberikan akan digunakan untuk membiayai kebun kelapa sawit seluas 597,23 hektar yang berlokasi di Desa Bumi Agung Kecamatan Lala Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan dan Dusun Talentam yang berada di Kecamatan Sepenggal Kabupaten Bungo, Jambi," ucap Sunarso.

Selain itu, Bank Mandiri juga menyerahkan pembiayaan Kredit Ketahanan Pangan & Energi (KKPE) senilai total Rp 15 miliar kepada lima Kelompok Tani budidaya padi, yang mewakili 30 Kelompok Tani binaan PT Karya Jaya Mandiri Perkasa dengan jumlah anggota hingga 750 KK/petani dan luas lahan kelolaan mencapai 3.000 hektar lahan padi.

an pada Oktober 2007 hingga November 2012, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR hingga Rp 10,37 triliun kepada lebih dari 207 ribu debitur UMKM dengan tingkat NPL 2,24 persen. Jumlah itu tumbuh 52,56 persen dibandingkan realisasi KUR pada November 2011 sebesar Rp 6,79 triliun.

Khusus untuk tahun ini, hingga 14 Desember, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR hingga Rp 3,67 triliun. Jumlah tersebut melampaui target KUR yang dari pemerintah untuk Bank Mandiri sebesar Rp 3,5 triliun.

"Artinya, penyaluran KUR Bank Mandiri telah mencapai 104,8 persen dari target," imbuh Sunarso.

Mayoritas penyaluran KUR, ditujukan kepada sektor Perdagangan dan Pertanian yang masing-masing mencapai 51,7 persen dan 31,1 persen dari total penyaluran KUR Bank Mandiri di tahun 2012 kepada lebih dari 209 ribu debitur.

Dia mengklaim, kunci sukses keberhasilan melampaui target penyaluran KUR adalah pola linkage dan individual dalam penyalurannya. Pola linkage dilakukan kepada sektor pertanian dan non pertanian, dengan melibatkan perusahaan mitra sebagai pembimbing teknis dan pembeli hasil usaha (off taker) dari petani plasma. Dengan demikian keberhasilan pembangunan dan pengembangan usaha kebun plasma menjadi lebih terjamin.

Sementara pola linkage dalam penyaluran KUR selain memungkinkan pembiayaan untuk sektor-sektor hulu, juga dapat menjangkau pelaku UMKMK di daerah yang relatif terpencil. Selain itu dipastikan juga pengusaha UMKMK memiliki jaminan pembelian atau pasar terhadap hasil usahanya sehingga mengurangi risiko gagal.

Hasilnya, hingga saat ini Mandiri berhasil menjaga kualitas KUR tetap baik dengan angka non performing loan (NPL) Bank Mandiri di kisaran 2,24 persen.

Menurutnya, UKM merupakan segmen yang banyak menyerap tenaga kerja dan menjadi penopang ekonomi Pihaknya menginginkan pengusaha di sektor ini dapat terus berkembang dan memberi nilai tambah bagi pertumbuhan perekonomian nasional.

"Untuk itu, kami menjadikan KUR sebagai bagian dari rencana strategis Bank Mandiri dalam mengembangkan UKM secara keseluruhan," ujar Sunarso.

Bank Mandiri menyalurkan KUR Mikro dan KUR Retail di mana limit maksimal KUR Mikro per nasabah Rp 20 juta, dan limit KUR Retail per nasabah di atas Rp 20 juta sampai dengan Rp 500 juta. KUR Mikro dilayani di lebih dari 1000 jaringan layanan kredit mikro Bank Mandiri sedangkan KUR Retail dilayani oleh 220 jaringan layanan UKM Bank Mandiri.

[noe]

KUMPULAN BERITA
# Bank Mandiri# UMKM

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Jepang bisa musnah seratus tahun lagi
  • Jelang pengumuman kabinet, Tjahjo Kumolo dipanggil ke Istana
  • Try Sutrisno jenguk Habibie di RSPAD
  • Artis panas rela melacur demi peran
  • Jokowi lebur kementerian, PNS bisa turun gaji
  • Ronaldo: United akan segera juara EPL
  • Rini Soemarno jadi menteri, Jokowi dinilai abaikan usulan KPK
  • Presiden Jokowi gabungkan kementerian, jumlah PNS berkurang?
  • BNN pastikan truk yang diamankan di Riau mengangkut 8 Ton ganja
  • Paundrakarna, Cucu Bung Karno yang Tinggalkan Dunia Hiburan
  • SHOW MORE