Rambah sektor asuransi, BCA tunggu sinyal OJK
Merdeka.com - PT Bank Central Asia Tbk masih memproses pemilikan anak usaha yang bergerak di bidang asuransi jiwa yakni BCA Life.
Direktur Utama BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, perseroan masih menunggu izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk dapat menjalankan bisnis di bidang asuransi jiwa.
"Diperkirakan akhir tahun ini sudah selesai, hingga kini kami masih menunggu izin OJK, jika diizinkan keluar maka akhir tahun udah siap jalan," ucap Jahja di Grand Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Senin (10/6).
Jahja menyebut, BCA telah menyiapkan dana sebesar Rp 100 miliar untuk dapat menggarap sektor bisnis asuransi jiwa. Dana itu akan digunakan untuk mendirikan perusahaan asuransi jiwa secara organik ketimbang mengakuisisi perusahaan asuransi lain.
BCA, lanjut Jahja, sudah memiliki bisnis asuransi umum yang rencananya akan dikembangkan, yakni PT Central Sejahtera Insurance (CSI). Dengan porsi kepemilikan saham sebesar 25 persen di CSI, perseroan berencana untuk memperbesar porsi kepemilikan saham hingga 75 persen. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya