Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Properti cetak rekor akibat krisis Amerika dan China

Properti cetak rekor akibat krisis Amerika dan China gedung bertingkat kawasan scbd. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Krisis yang melanda Eropa, Amerika dan China memberikan dampak positif terhadap perekonomian Indonesia. Melambatnya perekonomian negera maju menjadi faktor pendorong bagi perusahaan internasional untuk mencari alternatif lokasi bisnisnya.

Investasi asing mengalir ke berbagai sektor bisnis termasuk bisnis properti. Hasil survei yang dilansir konsultan properti internasional Jones Lang LaSalle menyebutkan, pasar properti khususnya di Jakarta merupakan salah satu target utama sejumlah investor asing saat ini.

Kinerja pertumbuhan pasar yang kuat seperti tercermin dari kenaikan harga dan permintaan, menjadi salah satu daya tarik.

"Sepanjang tahun 2012 pasar properti Jakarta diwarnai rekor penyerapan pasar dan kenaikan harga property di berbagai sektor," ungkap Country Head Jones Lang LaSalle Indonesia Todd Lauchlan dalam siaran persnya yang diterima merdeka.com di Jakarta, Kamis (17/1)

Todd mengatakan penyerapan ruang kantor di daerah atau kawasan bisnis CBD dalam triwulan terakhir meningkat 31 persen, sehingga total penyerapan selama tahun 2012 mencapai sekitar 370,000 m2. Tingkat hunian pun kembali meningkat menjadi 94 persen dari sebelumnya 89 persen di tahun 2011.

Dari kenaikan tingkat hunian, harga sewa properti di kawasan bisnis pun terdongkrak secara tajam yaitu naik sebesar 38 persen (yoy).

"Tren yang sama juga terjadi di daerah luar CBD," katanya.

Project Leasing Jones Lang LaSalle Indonesia Angela Wibawa menambahkan permintaan ruang kantor di luar CBD meningkat sebesar 48 persen sepanjang 2012 mencapai sekitar 204,000 m2. Tingkat hunian naik dari 82 persen di tahun 2011 menjadi 90 persen di akhir tahun lalu. Seiring dengan itu, kata Angela, tarif sewa pun naik 18 persen (yoy).

"Di mana kenaikan paling tinggi terjadi di daerah Jakarta Selatan (22 persen) dan Jakarta Barat (17 persen)," tutupnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP