PLTP unit 5 Kamojang mulai dibangun

Reporter : Novita Intan Sari | Sabtu, 12 Januari 2013 11:45

PLTP unit 5 Kamojang mulai dibangun
PLTP Kamojang. Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) unit 5 Kamojang berkapasitas 30 MW hari ini, Sabtu (12/1), diresmikan oleh Menteri ESDM Jero Wacik. Peresmian ini diharapkan dapat meningkatkan peran panas bumi untuk ketahanan energi nasional.

PLTP Unit 5 Kamojang yang dikelola oleh Pertamina Geothermal Energy merupakan pengembangan dari 4 unit PLTP yang berkapasitas 200 megawatt

"Pertamina menyambut baik penugasan yang diberikan pemerintah untuk memanfaatkan energi panas bumi. Dua proyek dari Pertamina Geothermal Energy ini untuk mengoptimalkan pemanfaatan energi terbarukan khususnya bersumber dari panas bumi," ujar Direktur Hulu PT Pertamina Muhamad Husen saat sambutan acara peresmian PLTP Kamojang Garut, Jawa Barat, Sabtu (12/1).

PT Pertamina Geothermal menargetkan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang, Jawa Barat, unit 5 berkapasitas 50 megawatt pada 2014.

Kapasitas PLTP Kamojang saat ini sebesar 200 megawatt, yang terdiri atas empat unit yakni PLTP unit 1 dengan produksi 30 MW, unit 2 dan 3 masing-masing kapasitas 55 MW, yang dimiliki dan dioperasikan oleh PLN serta PLTP unit 4 sebesar 60 MW dimiliki dan dioperasikan oleh PT PGE.

Sebanyak 200 MW yang dipasok dari PLTP Kamojang itu 140 MW diantaranya berupa uap yang dipasok ke Indonesia Power (anak perusahaan PT PLN) dan 60 MW berupa listrik yang langsung dipasok kepada PLN.

PLTP Kamojang merupakan pendukung sistem transmisi (inter koneksi) Jawa-Bali, Uap disalurkan melalui pipa oleh PT PGE Kamojang untuk dipasok sebagai pemutar turbin PLTP milik PT Indonesia Power.

[arr]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# ESDM

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE