Merdeka.com tersedia di Google Play


Pindad jual kendaraan tempur sipil versi Komodo sekitar Rp 2 M

Reporter : Idris Rusadi Putra | Senin, 1 Juli 2013 18:19


Pindad jual kendaraan tempur sipil versi Komodo sekitar Rp 2 M
Mobil tempur Komodo, Pindad. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Pindad (Persero) terus mengembangkan kendaraan tempur miliknya dengan nama Komodo. Kendaraan perang mirip Humvee ini direncanakan akan diproduksi untuk keperluan sipil. Walaupun demikian, Komodo ini telah diperkenalkan semenjak tahun lalu.

"Untuk sipil kalau ada permintaan, kita akan produksi," ucap Direktur Utama Pindad Adik Soedarsono ketika ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (1/7).

Kendaraan perang Komodo ini akan terus diperbanyak menggunakan dana capex (capital expenditure) atau belanja modal perseroan yang mencapai Rp 360 juta. Dana tersebut berasal dari PMN (Penanaman Modal Negara) sebesar Rp 300 juta dan modal internal Rp 60 juta. Namun dia tidak menjelaskan berapa persisnya dana yang dibutuhkan untuk membuat satu kendaraan.

Kendaraan tempur varian Komodo, lanjutnya, akan diperbanyak setelah terbukti dan teruji di lapangan. Saat ini 5 unit Komodo sudah dipakai oleh TNI dan Brimob.

"Kalau kita stabil di miltary, kita produksi. Seperti hummer (versi sipil Humvee Amerika Serikat) baru diproduksi untuk sipil setelah 1.000 unit. Jangan uji coba di sipil. Di militer disempurnakan, kayak Anoa (Panser) baru di ekspor agar image terjaga," tambahnya.

Kendaraan tempur ini dijanjikan akan dilepas dengan harga lebih murah ketimbang harga jual versi militer. Menurutnya, varian sipil lebih sederhana ketimbang militer.

"Harga versi sipil ada pengurangan spesifikasi, nggak ada water profing.Sekarang dilepas mulai harga Rp 2 miliar. Tapi itu tergantung konfigurasi," tutupnya singkat.

[bmo]



Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Bridestory.com, komunitas wedding vendor yang inspiratif
  • Demi ikut pemilu ulang, Suku Bela tempuh 45 kilo berjalan kaki
  • Hadiri rapat di PBNU, JK tak bahas soal cawapres Jokowi
  • Usai pesta miras oplosan, 6 orang di Malang tewas
  • JK: Belum ada komunikasi dengan Jokowi
  • Pengamat sebut Jokowi jangan buat warga beli kucing dalam karung
  • Monyet di Brasil ini sedih saat melihat pasangannya sekarat
  • Korupsi Rp 2 M, direktur keuangan PD Pembangunan Medan ditahan
  • Soal UN di Bangkalan hanya tersedia 4 pilihan jawaban
  • Istri Akil bakal jadi saksi dalam sidang Wawan
  • SHOW MORE