Pengusaha pelayaran ingin tarif jasa pelabuhan fleksibel

Reporter : Ardyan Mohamad | Kamis, 10 Januari 2013 13:30

Pengusaha pelayaran ingin tarif jasa pelabuhan fleksibel

Merdeka.com - Asosiasi Pemilik Kapal menuduh biaya logistik pengangkutan kontainer yang masih tinggi akibat buruknya kondisi pelabuhan Indonesia. Selain itu, pengusaha mengeluhkan sistem tarif jasa bongkar-muat yang trennya terus naik dalam dua tahun terakhir. Bahkan biaya pelabuhan telah menggerus 60 persen dari ongkos angkutan.

Wakil Ketua INSA bidang kontainer Harry Asmari menyatakan kenaikan gila-gilaan terjadi di beberapa daerah yang mencapai 100 persen. Misalnya, Di Belawan, tarif bongkar muat naiknya 50 persen, sementara pelabuhan Pontianak itu naik 100 persen, dari Rp 256.000 per kontainer, menjadi Rp 550.000 per kontainer.

Dia menegaskan pengusaha pelayaran sudah berusaha melakukan efisiensi. Akan tetapi, INSA mencontohkan, untuk mengangkut barang dari Tanjung Priok ke Belawan, biaya kapal rata-rata yang harus dikeluarkan sebesar Rp 2 juta. Ongkos tersebut belum termasuk ongkos layanan pelabuhan mulai biaya sandar, bongkar muat, sampai penyimpanan. Sehingga total biaya angkut Jakarta ke Medan mencapai Rp 6 juta per kapal.

Dengan kondisi tersebut, INSA mengusulkan adanya tarif fleksibel. Saat ini angkutan antar pulau paling padat hanya awal dan akhir pekan. Di pertengahan pekan, biasanya sepi. "Seharusnya ada tarif pelabuhan yang fleksibel, sehingga ketika arus barang ke tidak padat, bisa turun tarifnya," katanya di kantor Kadin, Kamis (10/1).

Harry menilai Pelindo sebagai BUMN yang mengelola pelabuhan di Indonesia kaku soal tarif, dan seringkali menaikkan ongkos setiap kali ada sedikit perbaikan di dermaga. Padahal, saat pelabuhan berinvestasi lebih ke alat bongkar muat, seharusnya produktivitas pelabuhan naik, sehingga tarif pelabuhan tidak perlu ikut melonjak.

"Pelindo sering bilang karena sudah beli crane baru, tarif harus kita naikkan, padahal anggap saja dengan alat baru sekarang satu jam bisa handle 30 kontainer, berarti produktivitas naik dong. Seharusnya tidak diterjemahkan ke peningkatan tarif," paparnya.

[arr]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Biaya Logistik

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Menteri Yuddy klaim Kemenpan berhasil terapkan revolusi mental
  • Rumah 55 nelayan di Buleleng dibakar sepihak oleh massa adat
  • Sembari memuji, Effendi Gazali sebut pidato Jokowi ada yang kurang
  • Pemkot Solo segera berlakukan parkir elektronik
  • Polisi tangkap 3 ABG Semarang yang mabuk sebelum menjambret
  • Sering jual obat keras tanpa resep, apotek di Bekasi digerebek BNN
  • Bengawan Solo meluap rendam sejumlah desa, dapur umum didirikan
  • Eksekusi 10 terpidana dilaksanakan tiga hari lagi?
  • Tupai, buron spesialis maling ternak diciduk polisi di dekat rumah
  • Tewas saat Bank Aceh terbakar, Yudesri diberikan santunan
  • SHOW MORE