Penerapan RFID untuk kendalikan BBM subsidi molor

Reporter : Saugy Riyandi | Kamis, 5 September 2013 15:11

Penerapan RFID untuk kendalikan BBM subsidi molor
RFID chip. ©2013 Mashable.com

Merdeka.com - Pemasangan Radio Frequency Identification (RFID) di mobil pribadi di Jabodetabek terancam batal dilaksanakan pada Oktober, sesuai target PT Pertamina (Persero). Ini lantaran PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) belum bisa memproduksi RFID lantaran kesulitan biaya.


Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan mengatakan pihaknya belum bisa memasang alat kendali konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi tersebut di mobil pribadi. Soalnya, PT INTI selaku pemenang tender mengalami masalah finansial dalam pengadaan sistem tersebut.

"Kami akan terus bantu PT INTI dalam permasalahan finansialnya, sehingga proses penggunakan RFID bisa berkembang cepat dan lebih baik dalam proses penggunaannya," ujarnya saat acara Penandatangan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) di SPBU Daan Mogot, Jakarta, Kamis (5/9).

Dia menargetkan penggunaan sistem RFID sudah menyebar di Jawa akhir tahun 2013. "Kami targetkan pada akhir tahun ini dapat terpasang di pulau Jawa."

Vice President Fuel Retail Marketing Pertamina Mochammad Iskandar mengatakan penggunaan RFID masih harus dikaji dengan matang.

"Saya rasa sistem RFID ini harus dikaji dengan matang, tidak boleh sembarangan, ini harus bisa diuji dengan baik dan harus hidup selama 24 jam, tidak boleh mati sistemnya," kata dia.

[yud]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# Pertamina

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE