Pemulihan Pariwisata Saat Kenormalan Baru Jadi Penopang Devisa di 2021
Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kenormalan baru atau new normal akan menjadi penopang devisa di tahun depan. Hal tersebut utamanya akan dipengaruhi oleh new normal di sektor pariwisata.
"Pemulihan kegiatan pariwisata yang menghasilkan devisa cukup penting bagi Indonesia akan sangat dipengaruhi kondisi new normal," ujar Sri Mulyani dalam rapat paripurna DPR, Jakarta, Kamis (18/6).
Sri Mulyani mengatakan, mulai munculnya fenomena new normal akibat dampak Virus Corona di berbagai belahan dunia dapat memunculkan pola permintaan dan tren baru yang dapat mempengaruhi pola perdagangan dunia ke depan.
"Kinerja ekspor dan struktur produksi di seluruh dunia juga akan mengalami perubahan pasca pandemi Covid-19. Risiko dan kesempatan baru yang tercipta akibat Covid-19 harus mampu dideteksi dan disikapi dengan langkah kebijakan antisipatif sejak dari sekarang," paparnya.
Dalam kesempatan yang sama, asumsi nilai tukar 2021 dan juga perhatiannya pada masalah neraca transaksi berjalan yang berdampak besar pada stabilitas nilai tukar. Pada dasarnya, pergerakan nilai tukar rupiah sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal maupun domestik.
"Dari sisi eksternal, pemulihan ekonomi global tahun 2021 diperkirakan mulai terjadi yang memberi peluang perbaikan kinerja ekspor. Namun demikian, masih terdapat risiko signifikan yaitu kembali tereskalasinya perang dagang dan persaingan geopolitik Amerika Serikat dan Tiongkok," tandasnya.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya