Pemerintah ingin mobil listrik murah

Reporter : Saugy Riyandi | Sabtu, 7 Juli 2012 17:48




Pemerintah ingin mobil listrik murah
mobil listrik. ©2012 Merdeka.com/harwanto bimo pratomo

Merdeka.com - Pemerintah akan mengkaji insentif untuk pengembangan mobil listrik di Indonesia sebagai alat transportasi masal dan upaya pemerintah dalam penghematan energi.

"Untuk industri mobil listrik kita sedang membahas infrastruktur. Green car bukan sesuatu yang mewah, tetapi yang ramah lingkungan dan harus murah, engga ada distorsi, dan menggunakan bahan daur ulang." Kata Deputi Bidang Industri dan Perdagangan Kementerian Koordinator Perekonomian Edi Putera Irawadi di gedung Kementerian Perekonomian, Jakarta Sabtu (7/7)

Dia mengatakan saat ini sudah banyak industri yang akan memproduksi mobil listrik, namun pemerintah mengharapkan harga mobil listrik tersebut dapat di jangkau oleh masyarakat. "Unit produksi banyak tetapi teknologi sedang berkembang, yang penting low cost," ujarnya.

Selain itu, rencananya mobil listrik akan diprioritaskan penggunaanya untuk alat transportasi di desa, agar dapat meminimalisir biaya distribusi barang dari desa ke kota. "Yang penting juga ada mobilisasi desa, barang desa bisa masuk di kota-kota tidak tergerus dalam biaya transportasi," katanya.

Kementerian Koordinator Perekonomian mengklaim telah bersinergi dengan BPPT dan Kementerian Riset dan Teknologi untuk mengembangkan energi alternatif berbahan bakar sampah untuk kendaraan.

Sebelumnya Menteri BUMN Dahlan Iskan bercerita kalau dirinya sudah mencoba mobil listrik tadi malam. Dan dia mengatakan mobil tersebut sudah bisa berjalan walaupun masih di dalam pabrik. Dan Dahlan mengaku menyetir sendiri mobil tersebut.

Tadi malam pulang dari Australia saya langsung ke Depok. Tadi malam sudah bisa dimaju mundurkan. Saya nyetir sendiri tadi malam dalam pabrik, keren lah ungkap Dahlan ketika ditemui di Kementrian BUMN, Jakarta, Jumat (6/7).

Dahlan mengaku mencoba mobil listrik tipe Avanza yang nantinya akan diproduksi pabrik bermerek Ahmadi dengan lambang 'A'. Mengenai nama ini sempat ditertawakan oleh wartawan, namun Dahlan langsung menampik kalaupun nama pabrikannya Ahmadi yang penting adalah kinerja dan mutunya ke depannya.

[arr]

KUMPULAN BERITA
# Dahlan Iskan

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER

LATEST UPDATE
  • Setelah PHK ribuan pegawai, Microsoft tutup lab bersejarah
  • Gedung teater angker
  • Perkiraan Jokowi buat Koalisi Merah Putih
  • Guru ngaji cabuli murid di asrama masjid
  • Review: Tevez bungkam San Siro
  • Banyak salon di Yogya gak punya gunting rambut, adanya kondom
  • Kejagung minta bantuan Kedubes AS buru koruptor petinggi Chevron
  • Gempa 5,1 SR guncang Manokwari Papua Barat
  • Beginilah bila Kapolres Banyuwangi jadi model peragaan busana
  • Ali Gufron minta dokter update info jelang pasar bebas ASEAN
  • SHOW MORE