Pemerintah incar pajak pengusaha tambang di daerah

Reporter : Harwanto Bimo Pratomo | Rabu, 26 September 2012 19:53

Pemerintah incar pajak pengusaha tambang di daerah
tambang batubara. shutterstock

Merdeka.com - Pemerintah terus mengejar penerimaan pajak dari para pengusaha tambang menengah kecil yang tersebar di berbagai daerah seperti Kalimantan.

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Fuad Rahmany, mengatakan jumlah pengusaha tambang dengan kapasitas menengah dan kecil, jumlahnya banyak sangat banyak dan sehingga sulit terlacak."Kami berusaha menggandeng pemerintah daerah untuk menyajikan data pemberian izin usaha," katanya.

Dia mengatakan selama ini dalam catatan tentang lokasi,alamat pengusaha tambang di daerah tidak akurat sehingga pemerintah kehilangan jejak. "Nah ini kita harus koordinasi dengan pemda," katanya saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (26/9).

Fuad menyesali rendahnya kesadaran para pengusaha tambang dalam menunaikan kewajibannya pada negara setelah mengeruk hasil bumi Indonesia. "Batubara dikeruk terus, tapi rakyat tidak dapat apa-apa dari penerimaan pajaknya. Ini sangat menyedihkan," ungkapnya.

Dia menegaskan pihaknya akan mengejar potensi 35 juta wajib pajak perorangan baru yang belum terangkul.Hal ini dengan tujuan untuk meningkatkan rasio pajak menjadi 12,87 persen tahun depan. "Iya itu bisa triliunan atau puluhan triliun," ujarnya.

Kementerian Keuangan mengaku banyak hal yang harus dibereskan pihaknya terkait pajak tambang. "Banyak yang terkait di sana, ada perhubungan, pelabuhan, dan lain lain. Ini harus dibereskan, bukan hanya Direktorat Jenderal Pajak," katanya.

[arr]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Enam internal KPK lolos seleksi tahap pertama, satu orang gagal
  • Meski Baru Cerai, Ben Affleck Janji Tak Main-Main Jadi Batman
  • Tim DVI masih cari data pembanding 10 jenazah korban Hercules jatuh
  • Demi menang pilkada, Demokrat buka pintu koalisi dengan KIH dan KMP
  • Menteri Yuddy: Kalau saya cari popularitas, ya seperti KPK saja
  • Kehidupan Ken Ken 'Wiro Sableng' kini, tragis nan miris
  • Polda Riau deteksi satu keluarga di Pekanbaru bergabung dengan ISIS
  • Yvonne minta Rp 150 juta ke bule Australia untuk tebusan Angeline
  • Ruhut dukung Tjahjo ungkap menteri yang jelekkan Presiden Jokowi
  • 17 Ramadan, Ali berpulang dengan tragis ditikam karena dendam
  • SHOW MORE