Pemerintah genjot kepemilikan lokal di obligasi negara

Reporter : Harwanto Bimo Pratomo | Rabu, 25 Juli 2012 12:28




Pemerintah genjot kepemilikan lokal di obligasi negara
hutang. shutterstock

Merdeka.com - Pemerintah terus berupaya meningkatkan basis kepemilikan surat utang negara oleh masyarakat domestik. Kepemilikan utang oleh investor domestik membuat stabilitas dalam perekonomian Tanah Air dan tidak rentan terkena pengaruh dari luar negeri.

Plt Direktur Jendral Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan, Robert Pakpahan, mengatakan pemerintah berharap agen penjual Obligasi Ritel Indonesia (ORI) mampu meningkatkan kinerjanya dalam meraup investor lokal.

Pengembangan pasar Surat Berharga Negara (SBN) domestik menjadi program prioritas dan strategis pemerintah, ujarnya saat ditemuidalam acara MoU pemerintah dengan agen penjual ORI di kantornya, Jakarta, Rabu (25/7).

Menurutnya, saat ini kepemilikan surat utang negara cenderung di dominasi oleh asing. Hal ini berpotensi menjadi masalah di saat keluar masuknya dana investor asing dari SBN juga ikut mempengaruhi nilai tukar rupiah, sehingga berpotensi mengganggu makro ekonomi nasional.

Kepemilikan asing atas SBN yang semakin besar perlu diimbangi dengan berkembangnya investor domestik, baik dari sisi jumlah investor maupun volume investasinya, tuturnya.

Penerbitan ORI memiliki peran strategis dalam pengembangan pasar SBN domestik. Kontribusi ORI dan Sukuk Ritel terhadap outstanding SBN yang dapat diperdagangkan semakin meningkat yakni dari 1 persen pada tahun 2006 menjadi 7 persen pada bulan Juli 2012.

Respon investor ritel di pasar perdana sangat baik, imbuhnya.

Dalam jangka waktu 6 tahun, lanjutnya, jumlah investor ritel yang membeli ORI maupun Sukuk Ritel di pasar perdana telah mencapai kuranglebih 168.409 investor yang tersebar di 33 provinsi. Dengan demikian ORI sudah menjangkau seluruh Provinsi yang ada di Indonesia.

[rin]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Jokowi melunak, beri lampu hijau buat mobil murah
  • Muslim dan Kristen di India terancam pindah agama
  • 6 Tempat ini diyakini sebagai lokasi Atlantis yang hilang
  • Kelakuan Annas coba suap Metro TV Rp 200 juta amankan pencabulan
  • 'Parkir langit' jadi cara unik pamerkan mobil mewah
  • 5 Alasan produk khas Indonesia ditolak negara lain
  • Toleransi Habib Rizieq dan FPI, jamin perayaan Natal aman
  • Lima generasi muda Indonesia ini mendunia
  • KPK sita Alphard Fuad Amin di Bangkalan
  • Pergi ke salon, siswi SMP malah diculik & dijual selama 3 bulan
  • SHOW MORE