Merdeka.com tersedia di Google Play


Pembebasan lahan landasan pacu Bandara Kertajati dikebut

Reporter : Andrian Salam Wiyono | Jumat, 4 Januari 2013 19:02


Pembebasan lahan landasan pacu Bandara Kertajati dikebut
Bandara. www.indonesia.is

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan fokus melakukan pembebasan lahan pembangunan Bandara Internasional Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, tahun ini. Lahan tersebut untuk kepentingan runway hingga 4.000 meter.

Sejak 2009, dari keseluruhan lahan 1.800 hektar, setidaknya sudah 647 hektar yang dibebaskan. Rencananya, hingga Mei tahun ini, Pemprov Jabar menargetkan 102 hektar segera rampung di dua desa Sukakerta dan Sukamulya.

"Hingga Mei ini 647 ditambah 102 hektar. Sedangkan tahap pertama 970 hektar harus dituntaskan tahun ini. Jadi ini masih berjalan terus. Bergerak terus," kata Plt Sekda Pemprov Jabar Perry Soeparman di Gedung Sate, Bandung, Jumat (4/1).

Dia mengklaim pemda Kabupaten Majalengka mendukung penuh rencana pembangunan bandara Internasional tersebut. Persoalan pembebasan lahan dan harga lahan diserahkan sepenuhnya kepada Panitia Pembebasan Tanah (P2T).

Kepala Dinas Perhubungan Jabar Dedi Taufik menjelaskan, untuk pembebasan lahan tahun ini jika dibutuhkan anggaran sebesar Rp 175 miliar. Anggaran ini murni berasal dari APBD Jabar 2013.

Pembangunan runway Bandara Kertajati diakui sebagai langkah inisiatif dan strategis untuk mempercepat pembangunan fisik bandara tersebut. Dari kebutuhan 4000 meter, Pihak Dishub tinggal menambah sekitar 200 hektar agar runway sesuai kebutuhan.

"2013 sisa lahan untuk sisi runway bisa kita kerjakan," katanya.

Sebelumnya, proyek Bandara Karawang yang digadang-gadang menjadi salah satu bandara yang mampu mengurangi kapasitas Bandara Soekarno Hatta, ternyata belum jelas. Proyek bandara ini menggantung karena masih menunggu revisi tata ruang dan wilayah Provinsi Jawa Barat.

Menteri Perhubungan EE Mangindaan mengaku, pada dasarnya pembahasan mengenai kelaikan dan pembiayaan sudah dituntaskan oleh Kemenhub. Namun, belum ada lampu hijau dari Pemprov Jabar terkait izin dan kepastian lokasi bandara.

Pemerintah pusat menyerahkan sepenuhnya kepada Pemprov Jabar. "(Bandara) Karawang itu sudah selesai studi, tapi Jabar kan perlu revisi tata ruang, kalau mereka engga revisi dan bilang tidak bisa bikin bandara, kita tidak bisa apa-apa," kata Mangindaan di kantornya, Jakarta, Rabu (2/1).

Kemenhub dan Pemda Karawang sudah mengusulkan revisi tata ruang dan wilayah baru untuk bandara sejak Mei tahun lalu. Namun hingga saat ini belum ada kabar lanjutan dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Menhub mengakui pihaknya sempat ingin menggunakan lahan Perum Perhutani di bagian utara Karawang. Luasnya sekitar 3.000 hektar. Lokasi ini diusulkan sebagai bandara baru. Namun karena ada 1.000 hektar tanah rakyat di dalamnya, muncul potensi ganti rugi tanah yang cukup besar.

Mangindaan mengaku tengah memikirkan alternatif lain, bila ganti rugi tanah terlalu mahal. Dia mengaku siap menempuh jalur lebih sulit, yaitu reklamasi pantai.

"Kalau memang ganti rugi tanah terlalu berat kenapa tidak reklamasi (pantai). Jadi pelabuhan Cilamaya, Karawang, akan kita koneksi dengan bandara. Sehingga jadi satu jalur," kata Mangindaan.

[noe]

KUMPULAN BERITA
# Bandara

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Bandara, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Bandara.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup





Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Daftar kebohongan Freeport pada Indonesia
  • Lima kecelakaan kapal renggut ribuan nyawa
  • Satu handuk dipakai bareng, 150 lebih warga Asmat idap kusta
  • Amien Rais: Partai Islam sepakat berkoalisi
  • 4 Alasan terbuka peluang koalisi partai Islam
  • 5 Hal yang bikin wanita merasa terkekang saat pacaran
  • PPP kisruh, Suryadharma makin jatuh cinta pada Prabowo
  • 5 Kemarahan orang tua korban anak TK JIS yang disodomi
  • Libur panjang akhir pekan, Jakarta-Cikampek padat merayap
  • Cedera, musim Neymar berakhir
  • SHOW MORE