Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Meski load factor tinggi, AirAsia kembali tutup rute Solo-Kuala Lumpur

Meski load factor tinggi, AirAsia kembali tutup rute Solo-Kuala Lumpur AirAsia terima A320neo. Istimewa©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Setelah setahun beroperasi, maskapai AirAsia menutup penerbangan rute Solo-Kuala Lumpur mulai 16 Januari mendatang. Saat ini, buka tutup layanan penerbangan dari Bandara Internasional Adi Soemarmo ke sejumlah negara Asia Tenggara memang dilakukan Air Asia.

Rute Solo-Kuala Lumpur pernah ditutup pada 21 Juli 2016 lalu dan beroperasi kembali pada 17 Januari 2018. Tak hanya rute Solo-Kuala Lumpur, namun juga rute Solo-Singapura sejak Agustus 2015 lalu. Faktor tingkat keterisian penumpang yang rendah menjadi alasan Air Asia berhenti beropasi.

Airport Operation and Services Department Manager PT Angkasa Pura (AP) I Bandara Internasional Adi Soemarmo, Purwanto membenarkan hal tersebut. Dengan ditutupnya rute tersebut, saat ini tidak ada rute ke Kuala Lumpur.

"Mulai 16 Januari besok Air Asia sudah tidak terbang ke Kuala Lumpur. Saya tidak tahu alasannya. Kalau load factor sebenarnya bagus, 70 persen," ujar Purwanto, saat ditemui, Rabu (10/1).

Purwanto menyampaikan, hingga saat ini belum ada maskapai yang mengajukan izin penerbangan ke Malaysia. Dia berharap ada maskapai lain yang akan menggantikan. Apalagi, rute tersebut sangat potensial. Selain TKI, penumpang ke Malaysia merupakan wisatawan dari kedua negara.

Dalam sepekan Air Asia melayani rute Solo-Kuala Lumpur dan sebaliknya tiga kali penerbangan. Yakni pada hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Dengan berakhirnya rute tersebut oleh Air Asia, praktis hanya ada 2 penerbangan internasional dari Adi Soemarmo. Yakni Garuda Indonesia dan Lion Air yang melayani rute Solo-Jeddah (Madinah).

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP