Mentan: Bulog dapat jatah impor daging sapi 3.000 ton
Merdeka.com - Menteri Pertanian Suswono memastikan Badan Urusan Logistik (Bulog) mendapat jatah untuk impor daging sapi jelang Lebaran. Kebijakan ini merupakan langkah operasi pasar untuk menurunkan harga saat ini.
Suswono mengatakan tim di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah memutuskan besaran jatah daging yang bisa diimpor Bulog di luar kuota pemerintah.
"Kalau enggak salah sudah diputuskan 3000-an (ton)," ujarnya singkat selepas mengikuti rapat di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (20/6).
Dengan keputusan ini, Bulog sudah bisa mendatangkan daging dari Australia dan Selandia Baru. Selama ini nasib Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pangan itu kurang jelas karena besaran impor yang diberikan pada mereka tidak juga diputuskan oleh kementerian teknis terkait.
Mentan sekaligus membantah bahwa Bulog batal menjadi badan yang ditugasi menggelar operasi pasar. "Daging kan yang jelas Bulog sudah ditugaskan untuk OP. Sudah ditentukan kan," kata Suswono.
Selain itu, sebagai langkah operasi pasar, pemerintah mempercepat importasi di triwulan III, untuk direalisasikan pada akhir bulan ini. Suswono mengaku lupa berapa perusahaan yang mendapat jatah impor, tetapi Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) sebagai dasar hukum mendatangkan daging dan sapi bakalan dari luar negeri sudah keluar.
"Kalau angka-angkanya saya enggak hafal ya. Tapi RIPH sudah dikeluarkan," tandasnya.
Sejak Mei, Bulog dikabarkan akan mengimpor 3.000 ton tambahan daging potong khusus (carcass) untuk menyukseskan operasi pasar. Selain menambah pasokan di pasar tradisional, langkah pemerintah menormalisasi harga daging sapi juga disertai pembebasan impor daging kualitas istimewa (prime cut), supaya industri dan restoran tidak ikut belanja di pasar yang bisa menggenjot permintaan terlalu banyak.
Melalui operasi pasar ini, pemerintah menargetkan harga daging sapi di pasaran bisa turun hingga kisaran Rp 80.000-75.000 per kilogram. (mdk/bmo)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya