Kualitas birokrasi Indonesia sekelas negara-negara Afrika

Reporter : Ardyan Mohamad | Kamis, 21 Februari 2013 11:13




Kualitas birokrasi Indonesia sekelas negara-negara Afrika
PNS Betawi. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Sistem dan birokrasi yang dijalankan di Indonesia, selalu dituding menjadi kambing hitam dari persoalan yang ada. Mulai dari kemudahan bisnis hingga urusan kesejahteraan masyarakat.

Kinerja birokrasi baik di pusat maupun daerah dipandang tidak efektif. Peneliti senior INDEF Didik J. Rachbini melihat, buruknya sistem birokrasi bisa terlihat dari pengelolaan dan penggunaan anggaran negara. Di era Orde Baru, realisasi APBN masih lebih baik. Hanya saja, karena uangnya yang dimiliki tidak terlalu besar, pemerintah harus berutang ke luar negeri.

Sebaliknya saat ini, postur APBN sangat besar, mencapai Rp 1.600 triliun. Realisasinya sangat buruk lantaran sebulan jelang akhir tahun, uang negara baru terserap 70 persen.

"Artinya birokrasi ini makan duit rakyat banyak sekali. Masalahnya tidak hanya rakus, tapi birokrasi ini malah menghambat," kata Didik dalam diskusi "Efektivitas APBN dan Kesenjangan Ekonomi" di Sudirman, Jakarta, Kamis (21/2).

Indonesia memang masuk kategori kekuatan ekonomi dunia karena menjadi anggota G-20. Namun, soal kualitas birokrasi, jauh di bawah negara-negara maju. Untuk urusan ini bisa dilihat dari indikator proses kecepatan memulai usaha atau bisnis.

"Memang kita G-20 tapi birokrasi kita sekelas Afrika. Kalau ke Singapura, bikin usaha (perizinan) dua hari selesai. Di sini empat sampai lima bulan," ujarnya.

Dari analisis Direktur INDEF Enny Sri Hartati, realisasi APBN 2012 salah satu yang terburuk sepanjang sejarah. Sebab, hampir 30 persen anggaran terserap hanya dalam waktu sebulan. Ini juga disebabkan karena buruknya kinerja birokrasi.

"Jangankan meningkatkan tax ratio, tinggal menghabiskan saja tidak bisa. Akhirnya pengeluaran rutin untuk gaji itu menjadi penyerapan utama," ujarnya.

[noe]

KUMPULAN BERITA
# APBN

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER

LATEST UPDATE
  • India punya pembaca berita transgender pertama
  • Main domino di kelas, 11 siswa SMK Pariwisata dihukum push up
  • Ketua DPRD DKI: Bukan hak FPI melarang pelantikan Ahok
  • Menpan ingin satukan semua inspektorat jenderal
  • Toko roti di Radio Dalam kebakaran, 1 karyawan dilarikan ke RS
  • Puan ingin Ketum PDIP dari trah Soekarno, Jokowi tak setuju
  • Jokowi akan ajak menterinya blusukan lihat kondisi rakyat
  • 3 Pedagang kedapatan jual ikan & bakso berformalin di Koja
  • Pria ini keliling kota dengan kostum ketat untuk picu perdebatan
  • Fisikawan ramai-ramai tolak penemuan astronomi terbesar abad ini
  • SHOW MORE