Konsumsi beras di Indonesia masih tertinggi di dunia

Reporter : Novita Intan Sari | Selasa, 26 Maret 2013 10:36

Konsumsi beras di Indonesia masih tertinggi di dunia
stok beras di gudang Bulog. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Bagi orang Indonesia, mengonsumsi beras dan nasi mungkin sudah menjadi budaya. Tidak heran jika Indonesia tercatat sebagai negara dengan konsumsi beras tertinggi di dunia. Padahal, Kementerian Pertanian sudah mengklaim terjadinya penurunan konsumsi beras per kapita per tahun sebagai salah satu hasil diversifikasi pangan.

Untuk level Asia, konsumsi beras di Indonesia mengalahkan empat negara juga konsumsi berasnya tertinggi seperti Korea, Jepang, Malaysia dan Thailand.

Hal ini diungkapkan Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Ketahanan Pangan (BPK) Kementerian Pertanian (Kementan), Sri Sulihanti.

"Konsumsi beras Indonesia memang yang paling banyak atau tertinggi di dunia," ujarnya dalam diskusi bertajuk 'Beras Analog untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan,' di Kementan, Jakarta, Selasa (26/3).

Sebenarnya, konsumsi beras di Indonesia sudah menurun. Berdasarkan data Kementan, konsumsi beras masyarakat Indonesia telah berkurang minimal 1,5 persen per kapita setiap tahun. Penurunan ini diklaim sebagai hasil dari diversifikasi atau peralihan pangan.

Hingga akhir 2012, konsumsi beras per kapita telah menyusut dari 139,15 kilogram (kg) per tahun menjadi 102 kg per tahun. Sedangkan rata-rata konsumsi beras setiap tahun di dunia hanya 60 kg.

Jika dibandingkan dengan empat negara lain di Asia, hasilnya cukup jauh. Semisal konsumsi beras di Korea hanya 40 kg, Jepang 50 kg, Malaysia sebesar 80 kg serta Thailand sebesar 70 kg per tahun.

"Pola konsumsi pangan penduduk Indonesia masih terdapat ketimpangan antara lain masih tingginya konsumsi padi-padian terutama beras dan rendahkan konsumsi pangan hewani, umbi-umbian serta sayur dan buah," tutupnya.

[noe]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# Beras

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE