Konflik Jepang-China tekan Rupiah

Reporter : Ririn Radiawati | Rabu, 19 September 2012 09:00

Konflik Jepang-China tekan Rupiah
rupiah. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Konflik memuncak antara Jepang-China yang memperebutkan pulau-pulau pribadi di laut China telah mempengaruhi perdagangan saham maupun nilai tukar mata uang dunia. Hal tersebut disebabkan oleh konflik tersebut berimbas pada hubungan bilateral kedua negara tersebut.

Pengamat pasar uang Rahadyo Anggoro Widagdo mengatakan bahwa pada perdagangan hari ini nilai tukar Rupiah terhadap USD akan cenderung melemah dan berada di level Rp 9.480 hingga Rp 9.500 per USD.

"Hal ini dipengaruhi oleh euforia quantitative easing ke tiga dari AS sudah berakhir. Pasar global pun kembali khawatir dengan Uni Eropa," kata dia kepada merdeka.com, Rabu (19/9).

Selain itu, sentimen negatif juga datang dari Menteri Keuangan negara-negara Uni Eropa yang dalam pertemuannya pada akhir pekan kemarin gagal menyepakati jadwal terkait penyatuan sektor perbankan dan juga ketidaksamaan persepsi terkait persyaratan dana bantuan serta tugas dari Bank Sentral Eropa (ECB).

Pada perdagangan Selasa (18/9), nilai tukar Rupiah ditutup melemah di level Rp 9.495 hingga Rp 9.499 per USD.

[rin]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# Rupiah

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE