Kemenhub: Indonesia butuh banyak pesawat R-80 buatan Habibie

Reporter : Idris Rusadi Putra | Jumat, 11 Oktober 2013 17:01

Kemenhub: Indonesia butuh banyak pesawat R-80 buatan Habibie
BJ Habibie. ©2012 Merdeka.com/mudasir

Merdeka.com - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan berjanji mendukung rencana Presiden ketiga Indonesia, BJ Habibie untuk produksi pesawat R-80. Pesawat yang masih didesain ini telah dipesan oleh maskapai baru Nam Air sebanyak 100 unit.

Direktur Angkutan Udara Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Djoko Murjatmodjo mengaku bangga dengan pesawat buatan anak negeri tersebut. Pesawat ini bisa digunakan untuk penerbangan jarak pendek dengan landasan terbatas.

"Harus kita dukung dong, masa kita engga dukung. Pesawat 80 seat seperti itu kita banyak butuh. Kita bangga ada maskapai nasional pesan itu," ucap Djoko ketika ditemui di Hotel Milenium, Jakarta, Jumat (11/10).

Djoko berharap, semua penerbangan perintis bisa menggunakan pesawat buatan anak negeri itu. Otomatis bisa menekan angka impor pesawat. Dengan kata lain, maskapai hanya akan mengimpor pesawat berbadan lebar saja untuk rute panjang.

"Pesawat kecil seperti ini berguna untuk melayani penerbangan perintis. Masa kita Indonesia luas begini beli luar negeri terus. Pesawat kecil dari dalam negeri, pesawat besar mari beli luar negeri," tutupnya.

[noe]

Rekomendasi Pilihan


Komentar Anda



BE SMART, READ MORE