Kelemahan Pertamina terletak di teknologi

Reporter : Saugy Riyandi | Jumat, 15 Februari 2013 10:14




Kelemahan Pertamina terletak di teknologi
Ekplorasi Minyak. shutterstock

Merdeka.com - Jika PT Pertamina (persero) ditunjuk sebagai pengelola blok Mahakam, sebaiknya dilakukan secara joint operation atau operasi bersama. Alasannya, Pertamina belum memiliki teknologi yang mumpuni.

Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Ari Soemarno mengakui, Pertamina sebenarnya mampu mengelola blok yang terletak di Kalimantan Timur tersebut jika dilihat dari sisi keuangan. Pendanaan akan dengan mudah diperoleh Pertamina. Namun yang menjadi kendala adalah teknologi yang belum dimiliki oleh Pertamina.

"Pertamina dari segi finansial tidak ada masalah, pendanaan akan mudah diperoleh. Kelemahan Pertamina adalah dalam hal teknologi dan management pengelolaan lapangan," ujar Ari di Jakarta Jumat (15/2).

Menurut Ari, Pertamina masih kurang berpengalaman. Jika nantinya blok yang akan habis masa kontraknya pada 2017 tersebut diserahkan ke Pertamina, sebaiknya dikelola secara bersama terlebih dahulu dengan perusahaan yang sudah berpengalaman selama 5-10 tahun.

Setelah itu, Pertamina bisa mengambil alih blok tersebut. "Pengalamannya masih kurang, Sebaiknya blok itu dikelola secara joint operation dulu," tegas dia.

Di sisi lain, pemerintah masih melakukan kajian yang mendalam melibatkan pelbagai unsur terkait pengelolaan Wilayah Kerja (WK) minyak dan gas (migas) blok Mahakam di Kalimantan Timur. Hingga saat ini masih belum ada keputusan final mengenai pengelolaan WK Mahakam yang akan berakhir masa kontraknya empat tahun lagi.

WK Mahakam saat ini ditangani oleh perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) migas Total EP dengan produksi minyak bumi sebesar 65.204 barel per hari (bph) dan gas sebesar 1.708,59 juta kaki kubik per hari (mmscfd).

Evaluasi dan kajian dilakukan terhadap cadangan dan potensi yang masih bisa diproduksikan pada WK Mahakam sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Kajian maupun evaluasi teknis dan ekonomis masih dilakukan dengan mendasarkan pada pertimbangan tetap menguntungkan negara, pemenuhan dalam negeri dan mempertahankan atau meningkatkan produksi.

[noe]

KUMPULAN BERITA
# Pertamina

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top


Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER
TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • 4 Alasan hari ini puncak mudik
  • Wartawan lepas CNN diculik separatis pro-Rusia
  • Sony Xperia Z3X, calon phablet jumbo berkamera DSLR?
  • Kemendikbud Siap Gelar Apresiasi Film Indonesia 2014
  • Pemotor mudik naik KM Ciremai dihibur tausiah
  • 5 Pesan Jokowi ke Ahok yang segera jadi gubernur
  • Cincin pernikahan Vivian Hsu bernilai hingga Rp 500 juta!
  • Rombongan pemudik motor diangkut KM Ciremai tiba di Tanjung Mas
  • Polisi periksa DNB, penipu yang pakai nama Hanung
  • Uang tidak bisa pengaruhi keputusan Mahkamah Konstitusi
  • SHOW MORE