Jabatan dirjen pajak dilelang, kualitas SDM Kemenkeu diragukan
Merdeka.com - Ekonom dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Mangasa A Sipahutar menilai proses lelang jabatan yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu), untuk posisi calon Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak menggugurkan asumsi bahwa pegawai di Kemenkeu memiliki kompetensi memadai.
Dia menilai, sistem ini menunjukkan tak ada sumber daya manusia (SDM) yang memadai di lingkungan Kemenkeu.
"Dalam kaitan itu, apabila organisasi membuka lowongan kerja atau lelang, maka gugurlah asumsi yang mengatakan, bahwa di dalam organisasi itu memiliki SDM yang kompetensinya bagus. Tidak perlu dibuat pansel (panitia seleksi), kalau ada di lingkungan tersebut yang kompetensinya bagus," ujarnya di Warung Daun Cikini, Jakarta, Minggu (23/11).
Menurutnya proses lelang jabatan untuk sekelas Dirjen Pajak bukan menjadi sesuatu yang istimewa. Karena pada dasarnya lumrah dilakukan. Namun, yang menjadi sorotan lantaran proses lelang untuk posisi sekelas Dirjen Pajak.
"Yang namanya lelang, itu lumrah. Dilakukannya rekrutmen, karena tidak ada yang memenuhi persyaratan di dalam. Kalau di sana ada yang berpotensi, sudah tidak tepat lelang jabatan. Walaupun sebetulnya apakah internal atau eksternal tidak jadi persoalan," jelas dia.
Seperti diketahui, Kementerian Keuangan akan melaksanakan lelang jabatan direktur jenderal pajak, karena Fuad Rahmany pensiun mulai akhir November 2014. Fuad menjabat sebagai direktur jenderal pajak sejak Januari 2011 menggantikan M. Tjiptardjo. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya