Irak juga hendak sederhanakan mata uang seperti Indonesia

Reporter : Ardyan Mohamad | Senin, 10 Desember 2012 11:11




Irak juga hendak sederhanakan mata uang seperti Indonesia
Uang dinar Irak. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Indonesia rupanya bukan satu-satunya negara yang hendak menyederhanakan mata uang (redenominasi). Rencana serupa bakal dilakukan beberapa negara lain, salah satunya Irak.

Seperti dilansir All Iraqi News Agency (AINA) bulan lalu, anggota parlemen Irak dari komisi ekonomi, Nahida al-Dayni, menyatakan rancangan menghapus beberapa nol dari mata uang mereka, dinar, sedang dibahas parlemen. Namun implementasinya kemungkinan tidak mungkin tahun ini, karena situasi keamanan negara tetangga Iran itu masih kacau balau.

"Rencana menghapus beberapa nol dari mata uang kami belum bisa dilakukan segera selama kondisi keamanan dan politik masih stabil. Namun langkah ini perlu untuk menyesuaikan nilai tukar Dinar dengan Dolar Amerika," ujar al-Dayni.

Bank Sentral Irak (CBI) mengusulkan gagasan itu sejak April lalu. Alasannya buat memperkuat nilai tukar Dinar yang terus turun dibanding mata uang Amerika Serikat maupun negara-negara tetangga di kawasan Teluk.

Saat ini USD 100 setara 123.000 dinar. Bila rencana penyederhanaan mata uang ala CBI sukses, maka jumlah itu hanya menjadi 123 dinar saja.

Wakil Gubernur CBI Mudhir Mohamed Salih mengatakan pihaknya masih terus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan negara itu supaya ide redenominasi bisa direalisasikan pada 2014. Ide menghapus nol itu rupanya banyak ditentang. Pemerintah Irak lebih suka melakukan pengetatan anggaran dibanding menghapus nol dari dinar untuk memperkuat kondisi makro ekonomi negara itu.

Selain Irak, negara yang saat ini sedang getol membahas penghapusan nol dari mata uangnya adalah Belarusia. Negara pecahan Uni Soviet itu berencana merealisasikan redenominasi terhadap Belarusian Rubel pertengahan tahun depan.

Tapi karena tekanan dari parlemen cukup besar, Gubernur Bank Sentral Belarusia Nadzezdha Yermakova menilai gagasan pihaknya belum perlu direalisasikan segera. Dia akan mematangkan rencana itu sampai legislatif dan masyarakat terbiasa dengan ide menghapus nol dari mata uang mereka.

Tidak ketinggalan, Zambia. Negara di kawasan selatan Benua Afrika itu bakal menghapus tiga nol dari mata uangnya Kwacha pada 2013. Negara itu memiliki pengalaman serupa Indonesia, yaitu pernah mengalami pengurangan nilai tukar dan hiperinflasi.

Bank Sentral Zambia mengaku terinspirasi langkah penyerderhanaan mata uang oleh Argentina dan Brasil pada 1980-an, yang sukses memulihkan kondisi makro ekonomi kedua negara.

[rin]

KUMPULAN BERITA
# Redenominasi Rupiah

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Selamat tinggal Nokia, produkmu akan dikenang sepanjang masa
  • 'Gerakan ISIS' Aceh minta wali kota cambuk Bakri
  • Pengusaha ragukan komitmen Jokowi kembangkan ekonomi kreatif
  • Raditya Dika itu 'monster', kami punya alasannya
  • Bus Sari Indah terguling di Pantura, 2 penumpang tewas di tempat
  • Tangki minyak PT DKP terbakar, karyawan terjebak di pabrik
  • Ahok: Kalau M Taufik jadi gubernur mending gue pulang kampung!
  • Pramono Anung, Jimly, Hendropriyono dan Hasto datangi rumah Mega
  • IPNU tagih janji Jokowi 1 Muharram sebagai Hari Santri Nasional
  • Diperiksa KPK, Bonaran bantah punya handphone di Rutan
  • SHOW MORE