Ini program kerja prioritas Menteri ESDM Ignasius Jonan
Merdeka.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan ada beberapa fokus isu yang akan dibenahi dalam memulai jabatan barunya. Sejumlah permasalahan itu diantaranya mengenai investasi Blok Masela dan Natuna, relaksasi ekspor minerba, pembangunan pembangkit listrik 35.000 megawatt, renegosiasi kontrak Freeport dan lain sebagainya.
"Beberapa prioritas yang bisa saya mengerti sesuai arahan Pak Menko. Kalau 35.000 megawatt semua operator PLN. Pertamina harus lebih efisien, penyelesaian draft PP 79, Newmont, revisi UU minerba dan migas," jelas Menteri Jonan saat ditemui usai acara sertijab di Kantornya, Jakarta, Senin (17/10).
Menteri Jonan mengakui, untuk saat ini, dirinya memang belum mengetahui soal energi dan mineral. Namun, dia mengaku telah mengantongi modal penting untuk menempati jabatan barunya ini.
"Kalau saya ditanya, pak kompetensinya apa? kok memimpin kami (Kementerian ESDM), sebelum ditanya saya jawab, modal saya cuma satu saat ini yaitu saya mantan menteri," candanya.
Menteri Jonan pun mengungkapkan, meski dirinya belum mengenal sektor energi, namun dia telah mendapat arahan dari Presiden Jokowi tentang apa yang harus dilakukan dalam memimpin kementerian strategis ini.
"Sumber daya alam apapun bentuknya untuk kesejahteraan bangsa dan negara. Ini arahan presiden secara umum. Saya tetap mematuhi UU dan peraturan di bawahnya, sebisa mungkin tidak menghambat. Tapi ini saya pikir harus mengikuti perkembangan jaman," ungkapnya.
Plt Menteri ESDM dan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menyakini Jonan dan Arcandra dapat memimpin Kementerian ESDM akan lebih baik. "Saya tadi malam bicara dengan Jonan dan Arcandra, saya optimis dua leadership ini KESDM akan jaya lagi ke depannya," ucap Menko Luhut.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya