Harga gandum dunia naik, terigu Indonesia tak beranjak

Reporter : Sri Wiyanti | Sabtu, 27 Oktober 2012 18:19




Harga gandum dunia naik, terigu Indonesia tak beranjak
terigu. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Naiknya harga gandum dunia sekitar 0,4 persen, belum mempengaruhi pengusaha terigu di Tanah Air untuk menaikkan harga terigu.

Ketua Asosiasi Terigu Ratna Lopies bertutur, kenaikan sebesar 0,4 persen belum signifikan. "Kalau kenaikan di atas 5 persen, baru kita naikkan," ujar Ratna kepada merdeka.com, Minggu (27/10).

Ratna mengaku belum mendengar kabar mengenai naiknya harga gandum. "Saya belum dengar kenaikan itu, kalau kenaikannya signifikan, baru kita akan naikkan," katanya.

Sebelumnya, musim kering yang berkepanjangan membuat harga ekspor gandum dari Amerika Serikat naik. Indeks harga gandum di FOB Teluk Meksiko tercatat naik 11 persen per September lalu yaitu menjadi USD 353,42 per metrik ton.

Departemen perdagangan Chichago, AS mengatakan harga gandum untuk pengiriman bulan Desember mendatang juga tercatat naik. Kenaikan dipatok 0,4 persen menjadi USD 8,72 per bushel atau Rp 83.755 per 3,125 kg.

Sedangkan departemen perdagangan Kansas City, AS mengatakan akan menaikkan harga gandum sebesar 0,2 persen menjadi USD 9.10 per bushel atau Rp 87.405 per 3,125 kg.

Bahkan beberapa produsen roti di dalam negeri telah mulai menaikkan harga jualnya per 1 November nanti.

[rin]


Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Usai baca LPJ, SDA dipeluki kader PPP, matanya berkaca-kaca
  • Sungai meluap, 2.824 rumah di Solok terendam banjir
  • Ahok bakal sikat mafia daging sapi di Jakarta
  • Pulang ke Pangandaran, Susi berniat ziarah ke makam ibunda
  • Bukti kemiripan Ivanka Trump dan sang putri akhirnya terkuak
  • Datangi JK, Chevron ngadu soal kasus bioremediasi
  • JK: Pimpinan tandingan di DPR tidak perlu ada
  • Korban pemerkosaan saat karaoke mengaku bukan pelacur
  • PPP kubu Romi minta semua Ketum duduk bareng redam ricuh di DPR
  • Fahri: Mosi tak percaya itu pada pemerintah, bukan teman sendiri
  • SHOW MORE