Harga BBM naik, pengunjung mal tidak akan turun

Reporter : Novita Intan Sari | Minggu, 16 Juni 2013 19:57




Harga BBM naik, pengunjung mal tidak akan turun

Merdeka.com - Asosiasi Pusat Belanja Indonesia (APBI) menyatakan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dipastikan naik, tidak akan mengurangi pangsa pasar bagi pusat perbelanjaan dan pedagang ritel. Pasalnya, saat ini pusat perbelanjaan merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Ketua umum APBI Handaka Santosa mengatakan kenaikan biaya hidup telah terjadi sebelumnya pada sektor listrik namun saat ini tidak terjadi penurunan kunjungan.

"Kan di awal tahun sudah ada kenaikan TDL, itu juga tidak menurunkan pengunjung, malah pengunjung semakin bertambah. Kenaikan BBM ini juga palingan tidak ada penurunan yang tajam," ujar Ketua Umum APBI Handaka Santosa saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Minggu (16/6).

Menurutnya, tingginya minat pengunjung membantu pengusaha pusat perbelanjaan dalam pengelolaan bisnisnya. Sebab, keuntungan yang didapat bisa digunakan untuk memperbaiki sektor infrastruktur yang dimilikinya.

Jika memang terjadi penurunan pengujung pasca kenaikan BBM, lanjut Handaka, pihaknya juga telah menyiapkan antisipasi untuk menarik pangsa pasarnya kembali. Salah satunya dengan mengadakan pesta diskon.

"Kalau memang terjadi penurunan, kami akan melakukan demo belanja tentunya untuk setiap malnya yang dilakukan secara merata," ucapnya.

Handaka mengungkapkan saat ini, di tiap pusat perbelanjaan, sekitar 90 persen pengisian ruang toko sudah terpenuhi. Ini juga dapat menjadi salah satu faktor penarik melalui aspek variasi penjualan.

"Saya perkirakan ini akan terus bertambah (pengunjung) seiring dengan menjelang hari raya Lebaran dan tahun ajaran baru," kata dia.

Dengan demikian, pihaknya merasa optimis bahwa dampak kenaikan BBM tidak akan merugikan atau mengurangi pengunjung mal di Indonesia. Tentunya, hal ini berbanding terbalik dengan beberapa pedagang bahan pangan di pasar tradisional yang mengeluhkan adanya kenaikan harga BBM ini.

Sebelumnya, Sekretaris Jendral Asosiasi Pasar Se-Indonesia Ngadiran kenaikan harga BBM pasti menurunkan daya beli masyarakat. Apalagi saat ini berdekatan dengan hari raya Lebaran dan masa liburan sekolah.

"Ini menyakitkan bagi pedagang, terutama petani, nelayan yang hidupnya serba tidak berkecukupan. Pasti sekarang bukan nangis lagi rakyat kecil tapi sudah tidak ada air matanya lagi mungkin," ucapnya.

[bmo]

KUMPULAN BERITA
# BBM Naik

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Lulung ajak peserta Muktamar PPP teriak berhentikan Ahok
  • Epyardi Asda yakin Muktamar PPP di Jakarta sah
  • Selamat! ricky harun - herfiza dikaruniai bayi perempuan
  • Kubu Romi sebut Muktamar PPP versi SDA dihadiri DPW-DPC gadungan
  • Pembangunan Pasar Soekarno tak dilengkapi izin lingkungan
  • Ini penyebab bocah 4 tahun tewas usai makan nasi goreng
  • Harapan Ben - Agustin untuk tokoh yang mereka perankan
  • Polisi belum kabulkan penangguhan penahanan penghina Jokowi
  • Epyardi Asda mundur dari pencalonan ketum PPP versi SDA
  • Jenguk Tessy di rumah sakit, ini pesan Arifin Ilham
  • SHOW MORE