Garuda mulai 'hilangkan' airport tax 1 Oktober

Reporter : Wisnoe Moerti | Sabtu, 29 September 2012 11:03




Garuda mulai 'hilangkan' airport tax 1 Oktober
Tiket pesawat dan airport tax. ©2012 Merdeka.com/Djoko Poerwanto

Merdeka.com - Rencana 'menghilangkan' airport tax kembali mundur. Awalnya, kebijakan ini direncanakan mulai berlaku pada 1 September 2012, namun urung dilaksanakan karena ketidaksiapan teknis. Jadwal pun diundur menjadi 28 September. Lagi-lagi, hal tersebut tidak bisa dilakukan. Pihak Garuda Indonesia sebagai maskapai penerbangan yang ditunjuk menjadi pilot project rencana ini, tidak menjelaskan lebih rinci terkait belum terealisasinya rencana tersebut.

Wakil Presiden Direktur bidang komunikasi perusahaan Garuda Indonesia Pujobroto mengungkapkan, kebijakan penggabungan biaya pelayanan jasa penerbangan (PJP2U) atau passenger service charge (PSC) atau yang lebih dikenal dengan istilah airport tax, ke dalam harga tiket akan dilakukan awal bulan depan.

"Penggabungan airport tax ke dalam harga tiket akan mulai dilaksanakan tgl 1 oktober 2012," ungkap Pujobroto kepada merdeka.com, Sabtu (29/9). Pujobroto tidak menyampaikan alasan mundurnya jadwal realisasi penerapan kebijakan ini.

Pujobroto menuturkan, kebijakan penggabungan biaya airport tax ke dalam tiket pesawat akan dilakukan secara keseluruhan. Maksudnya, kebijakan ini akan berlaku untuk penerbangan domestik maupun internasional.

Pujobroto mengatakan, bagi penumpang maskapai penerbangan Garuda Indonesia dengan menggunakan tiket yang dibeli sebelum 1 Oktober, belum berlaku aturan yang baru. "Pembayaran airport tax masih dilakukan pada saat penumpang melakukan check in," katanya.

Sekadar diketahui, kebijakan ini dicetuskan oleh Menteri Badan Usaha Milik NEgara (BUMN) Dahlan Iskan yang mengaku menginginkan sistem modern dalam industri penerbangan. Penghilangan airport tax dinilai akan efektif karena meninggalkan sistem tradisional. Kebijakan ini juga diyakini bakal memangkas antrean panjang di bandara.

Saat ini di negara Asia, Indonesia adalah salah satu dari sedikit negara yang menerapkan airport tax. Padahal di negara lain seperti Singapura, Thailand, Malaysia dan Vietnam sudah tidak menerapkan tarif terpisah tersebut. Melainkan tarif itu digabungkan dengan harga tiket pesawat.

[noe]


Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • DPR setujui bantuan dana PT PAL Rp 1,5 T bangun kapal selam
  • Loyalis Suryadharma tak terima PPP dipimpin bekas napi
  • Penampakan Mitsubishi Delica muncul di Pulomas
  • Hubungan seks bisa bikin sakit kepala?
  • Dukung Jokowi - JK, Wanda Hamidah Diusir Dari Partainya
  • Dua kali mangkir diperiksa, Noriyu dapat diancam laporan palsu
  • Beda 12 tahun, Rain & Krystal malah banyak kecocokan
  • Jokowi terus buka pintu agar Koalisi Merah Putih ikut gabung
  • Game online miliki risiko penipuan lebih tinggi dibanding judi
  • Ini alasan polisi tetapkan nakhoda KM Paus sebagai tersangka
  • SHOW MORE