DPR sahkan UU Koperasi baru

Reporter : Alwan Ridha Ramdani | Kamis, 18 Oktober 2012 14:19

DPR sahkan UU Koperasi baru
Gedung DPR. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Merdeka.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akhirnya mensahkan UU Perkoperasian baru dalam Rapat Paripurna DPR. Kamis (18/10). Beleid ini menggantikan UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian yang telah berumur 20 tahun.

Anggota DPR Sohibul Iman mengatakan diharapkan aturan baru ini dapat merevitalisasi peran koperasi dalam perekonomian nasional sekaligus menjawab berbagai tantangan era baru ini. "Ini melindungi masyarakat dari praktik-praktik penipuan yang mengatasnamakan koperasi," katanya pada merdeka.com, Kamis (18/10).

Beberapa substansi baru dalam dalam aturan baru ini. Diantaranya, penguatan sistem modal koperasi. Koperasi dapat menerbitkan Sertifikat Modal Koperasi (SMK).

Selain itu, dalam beleid teranyar, ada penegasan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dengan prinsip dari, oleh, dan untuk anggota. Hal ini bertujuan supaya tidak membuka peluang moral hazard dan menjadikan koperasi sebagai sasaran pencucian uang dalam bentuk kolektif dan legalisasi atas praktek keuangan informal skala mikro yang bersifat rentenir.

Aturan ini mengakomodasi usaha koperasi berdasarkan prinsip syariah. Yang sebelumnya, hanya diatur dalam peraturan setingkat menteri. Aturan ini juga memerintahkan pembentukan lembaga penjamin simpanan (LPS) untuk Koperasi Simpan Pinjam dan Lembaga Pengawasan Koperasi.

DPR masukkan pelibatan akuntan publik dalam pemeriksaan laporan keuangan Koperasi Simpan Pinjam untuk mendorong transparansi dan akuntabilitasnya. beberapa substansi baru dalam dalam aturan baru ini. Diantaranya, penguatan sistem modal koperasi. Koperasi dapat menerbitkan Sertifikat Modal Koperasi (SMK) yang bisa menjadi penguat permodalan koperasi yang selama ini hanya bergantung pada iuran wajib dan sukarela.

[arr]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Mentan: Inpres impor beras bukan untuk sengsarakan petani
  • Kelompok elite di Waltevreden
  • Duduk seharian sama dengan mati secara perlahan! [Part 2]
  • Tips agar tak tertipu lowongan kerja palsu
  • Sumpah enggak bohong, ini lho sejarah muncul tradisi April Mop
  • Lulung soal tersangka UPS: Gue enggak kenal macungnye idungnye
  • Situ Islam diblokir cegah terorisme atau pembungkaman ekspresi?
  • Lee Sungmin wajib militer, istrinya pamer kuku cantik imut
  • Jika SBY nyapres lagi di 2019, akankah menang?
  • Rela rogoh kocek puluhan juta demi cari karyawan
  • SHOW MORE