Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Di hadapan bekas karyawan BP Migas, Wamen ESDM menangis

Di hadapan bekas karyawan BP Migas, Wamen ESDM menangis Konpers BP Migas. ©2012 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Rudi Rubiandini mengaku terharu dengan perjuangan Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) yang telah mengelola sektor hulu migas di Indonesia.

Bahkan, dia sempat mengeluarkan air mata untuk menyemangati para karyawan bekas BP Migas. "Saya terharu bukan karena saya pernah di BP Migas, saya terharu karena negara butuh tangan kuat untuk menjalankan industri hulu agar menjadi negara yang kuat dalam menjaga sektor energi," ujar Rudi di City Plaza, Jakarta Kamis (15/11).

Rudi yang datang didampingi Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Evita Legowo dan Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Wahyono Karno, sengaja mengumpulkan karyawan bekas BP Migas dan membacakan Peraturan Menteri nomor 3135 dan 3136.

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan operasional bekas BP Migas, diambil alih Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Selain itu, SBY perintahkan Kementerian ESDM mengaudit BP Migas untuk transparansi. "Organisasi itu tetap menjalankan fungsi dan tugas tugasnya," katanya.

SBY mengatakan karyawan BP Migas untuk bekerja seperti biasa selama masa transisi kecuali minum posisi-posisi yang tekena dampak pembubaran BP Migas. "Kegiatan operasional kerja bekas BP Migas dengan investor atau dunia usaha tetap berjalan sebagaimana mestinya. Ini tidak perlu membuat kecemasan, kebingungan dan ketidakpastian.". (mdk/arr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP