Dahlan: Tak ada ampun untuk koruptor perjalanan dinas!
Merdeka.com - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengakui adanya penyelewengan perjalanan dinas yang dilakukan perusahaan pelat merah yang mencapai Rp 166 juta. Dahlan mengatakan dia tidak akan mengampuni kegiatan yang berindikasi korupsi tersebut.
"Saya minta siapa yang terlibat ini harus detail sekali menjelaskan. Dan tidak akan ada ampun karena ada indikasi korupsi," ungkap Dahlan di Jakarta, Selasa (16/10).
Menurut Dahlan, nilai Rp 166 juta tersebut memang sudah terbukti penyelewengan. Namun Dahlan enggan merinci BUMN apa saja dan siapa yang melakukan perjalanan dinas fiktif."Ini sudah terbukti. Ada memang yang real perjalanan dinas fiktif," kata dia.
Untuk praktiknya sendiri, penyelewengan ini diketahui karena nama yang tertera dalam tiket tidak sama dengan orang yang berangkat.
Dahlan juga tidak mau berspekulasi apakah ini benar bohong atau karena membeli tiket di calo."Bisa juga calo dan juga tidak. Karena berbau korupsi jadi saya tidak ampuni. Saya lihat indikasi yang korupsi keuangan negara dalam perjalanan dinas ini," pungkasnya. (mdk/rin)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya