Dahlan kesal TelkomVision tidak dijual sejak dulu
Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan tidak bisa menahan kekesalannya terhadap kinerja TelkomVision yang terus merugi selama belasan tahun. Dia sangat mendukung langkah direksi PT Telkom menjual anak usahanya itu.
Dahlan mengakui, TelkomVision merugi 16 tahun karena kalah bersaing dalam konten. Menurut Dahlan, harusnya Telkom sudah menjual anak usaha televisi berbayar tersebut sejak 7 tahun lalu.
Sebab, dalam dunia bisnis, ketika 7 tahun sudah merugi, perusahaan itu masuk kategori sangat mengkhawatirkan.
"Bodoh banget direksinya tidak dijual dari dulu. 16 tahun rugi terus kok tidak melakukan aksi korporasi," ucap Dahlan kesal ketika ditemui di Gedung Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (19/6).
Dahlan meyakini, penjualan TelkomVision ke salah satu taipan media, Chairul Tanjung, adalah langkah yang tepat. Dengan dikelola CT bersama perusahaannya, TelkomVision diharapkan bisa maju dan memberikan tambahan pendapatan kepada Telkom.
"Kita jual ke CT karena dia menang. SCTV dia ikut tender tapi tidak menang. Kita juga cari pemenang yang bisa memajukan karena Telkom akan masih mempunyai share saham," jelas Dahlan.
Dahlan juga membantah kalau tender tersebut dilakukan tertutup. "Tidak tertutup, kita undang semua tapi memang kita pilih yang membantu perusahaan," singkatnya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya