Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dahlan Iskan: Untuk jadi bos BUMN tak perlu pintar

Dahlan Iskan: Untuk jadi bos BUMN tak perlu pintar BUMN Bersyukur. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Sejak Dahlan Iskan menjadi menteri BUMN, perombakan kerap dilakukan di jajaran direksi perusahaan BUMN. Tidak semua orang bisa menjadi bos dan petinggi perusahaan BUMN. Hanya orang-orang terpilih dan satu pikiran dengan sang menteri yang bisa menjadi bos perusahaan pelat merah.

Dahlan mengaku mempunyai kriteria-kriteria khusus untuk mengangkat CEO di perusahaan BUMN. Dahlan tidak mengangkat sembarangan orang karena ini berkaitan dengan perusahaan milik negara yang harus memiliki kontribusi pada pertumbuhan ekonomi.

Dalam kuliah umum di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Dahlan menceritakan perbedaannya dengan menteri-menteri lainnya. Menteri BUMN membawahi perusahaan sedangkan Menteri lainnya membawahi instansi.

"Saya Menteri BUMN membawahi perusahaan-perusahaan, Kementerian lainnya kan instansi. Saya pasti harus berbeda, karena saya menempatkan diri sebagai CEO BUMN. Bagaimana saya memilih CEO terbaik di BUMN," ucap Dahlan di depan mahasiswa ekonomi UI, Depok, Kamis (23/5).

Salah satu kriteria yang harus dimiliki seorang CEO BUMN adalah integritas tinggi. Dahlan tidak mencari orang pintar. Dalam pandangannya, semua orang sudah pasti pintar.

"Satu integritas yang baik, kenapa bukan kepintaran karena saya yakin semua orang sudah pintar," ucap Dahlan.

Syarat selanjutnya adalah seorang CEO BUMN harus mempunyai antusias yang tinggi. Syarat ini menjadi satu paket dengan integritas. "Harus mempunyai antusias keinginan maju, banyak orang integritas tinggi tapi tidak punya antusias. Tapi ada juga antusias tidak integritas dia kaya kuda liar," jelas Dahlan. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP