Merdeka.com tersedia di Google Play


Dahlan: Bangun RS buruh 6 bulan, Nindya Karya lakukan pencitraan

Reporter : Idris Rusadi Putra | Senin, 3 Juni 2013 11:25


Dahlan: Bangun RS buruh 6 bulan, Nindya Karya lakukan pencitraan
Dahlan Iskan. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengungkap alasan pembangunan rumah sakit buruh di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung yang harus selesai dalam 6 bulan. Dahlan menjelaskan, dikejarnya pembangunan rumah sakit kurang 200 kamar ini, untuk mengembalikan nama baik kontraktor pembangunan yaitu Nindya Karya.

Mantan dirut PLN tersebut mengakui nama Nindya Karya telah rusak sejak 2 tahun lalu karena menghadapi banyak masalah. Proyek pembangunan rumah sakit dengan KBN ini diharapkan dapat kembali mengharumkan nama perusahaan pelat merah tersebut.

"Nindya Karya kan BUMN, dua tahun lalu masih sangat sulit, menghadapi banyak masalah, mulai diperbaiki direksi yang baru. Ini proyek besar yang dia kerjakan. Mengembalikan kepercayaan Nindya Karya kepada masyarakat," ucap Dahlan ketika ditemui di pengecoran terakhir RS buruh Cakung, Jakarta, Senin (3/6).

Dengan cepat selesainya pekerjaan tersebut, Dahlan berharap masyarakat bisa 'memaafkan' Nindya Karya dan memercayakan proyek pembangunan kepadanya. "Kecepatan kan dibutuhkan banyak orang. Nama Nindya Karya bisa kembali harum," jelasnya.

Sebelumnya, saat ground breaking proyek rumah sakit buruh ini pada 22 Februari 2013, Dahlan mengatakan perhitungan waktu 4-6 bulan cukup tepat dan masuk akal. Dia berkaca pada pembangunan Hotel Mulia yang hanya membutuhkan waktu 8 bulan.

"Saya meminta selesai dalam 4-5 bulan, Hotel Mulia saja selesai dalam 8 bulan dengan hampir 600 kamar dengan 60 tingkat," ucap Dahlan di Cakung Cilincing, Jakarta.

Walaupun memasang target penyelesaian, Dahlan tidak mau pembangunan rumah sakit ini asal asalan. Kualitas rumah sakit harus diperhatikan dan tidak boleh sembarangan.

"Ini tidak mengada ngada dan tidak mengorbankan kualitas. Rumah sakit kurang dari 200 kamar tidak tinggi, bisa diselesaikan dengan cepat," jelasnya.

[bmo]


Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita BUMN, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar BUMN.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup






Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Aceng Fikri: Ini suara rakyat...masyarakat lebih dewasa
  • Demokrat ngaku jarang disumbang, dana kampanye terpakai Rp 307 M
  • Rumah keluarga Hadi Poernomo di Jakbar dijadikan indekos
  • Pemilik pabrik air zam-zam palsu di Semarang dituntut 3 tahun
  • Dana kampanye Golkar Rp 402 M, kedua terbesar setelah Gerindra
  • 7 Manfaat mengejutkan dari mendengarkan musik
  • PBB dan Gerindra tolak tanda tangan hasil rekapitulasi Jabar
  • Kecewa, Cameron Diaz Merasa Dikhianati
  • 5 Dari 28 pekerja outsourcing JIS kembali jalani uji lab
  • 9,5 Juta warga Jawa Barat golput di Pileg 2014
  • SHOW MORE