Cara pemerintah lindungi buah lokal

Reporter : Ardyan Mohamad | Rabu, 10 Oktober 2012 17:46




Cara pemerintah lindungi buah lokal
buah impor. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Peraturan Menteri Perdagangan nomor 30/2012 tentang ketentuan impor hortikultura, mendapat respon keras dari importir. Mereka mengeluhkan kewajiban mengurus Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) dan Persetujuan Impor (PI) untuk buah dan sayuran sesuai beleid.

Kewajiban itu dinilai membuat aktivitas mereka terhenti karena harus mengurus segala persyaratan. Imbasnya, importir mengaku mengalami kerugian besar.Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Deddy Saleh menyatakan, rata-rata keluhan para importir terjadi lantaran pengusaha masih belum memahami pelaksanaan aturan baru ini.

"Peraturan ini kan sudah diberlakukan, tapi pengapalan buah dan sayur impor sebelum 28 September tahun ini masih ada kesempatan mengurus izinnya," ujar Deddy saat ditemui di kantornya, Rabu (10/10).

Bila importir menyatakan aturan ini bakal membuat mereka mengeluarkan biaya ekstra dan berujung pada peningkatan harga jual, Deddy justru menyambut gembira. Menurutnya, pemerintah memang berharap permendag 30/2012 bakal menghambat derasnya arus buah dan sayuran ekspor ke pasar dalam negeri.

"Kemungkinan akan ada kenaikan harga, karena ada biaya verifikasi, mengurus label, dan lain-lain, itu memang risiko suatu aturan. Itu bisa berdampak positif pada produksi buah-buah dalam negeri," ungkapnya.

Berdasarkan data Kementerian Pertanian, perkembangan impor buah dan sayur mengalami lonjakan cukup besar. Pada 2008, nilai impor produk hortikultura baru mencapai USD 881,6 juta. Tahun lalu nilai impor produk hortikultura sudah mencapai USD 1,7 miliar.

Tiga komoditas hortikultura yang jumlah impornya paling tinggi adalah bawang putih senilai USD 242,4 juta, apel USD 153,8 juta, dan jeruk USD 150,3 juta.

[noe]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Ekspor Impor

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Valdes dikaitkan Liverpool, Van Gaal berang
  • Exco PSSI: Ada mafia judi bola di Indonesia
  • Maut mengintai di balik pesona Danau Kivu, Afrika
  • Kemenkominfo percepat hadirnya layanan seluler 4G FDD-LTE
  • Jelang tahun baru, polisi syariat tertibkan pengemis di Aceh
  • Faisal Basri Cs diragukan mampu berantas mafia migas
  • Dubes Moazzam sebut toleransi warga Inggris bagi Muslim baik
  • Yuk, coba detox bath untuk segarkan tubuh dan pikiran yang lelah
  • Dwi Estiningsih, penyebar isu larangan jilbab adalah kader PKS
  • Loyalis berang ketika kubu Jokowi usik SBY
  • SHOW MORE