Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BI prediksi harga rumah bakal naik 2,56 persen hingga Maret

BI prediksi harga rumah bakal naik 2,56 persen hingga Maret perumahan. ©2012 Merdeka.com/sapto anggoro

Merdeka.com - Bank Indonesia (BI) mencatat kenaikan harga rumah akhir tahun lalu mulai melambat. Indeks Harga Properti Residensial pada triwulan IV 2103 tumbuh 1,77 persen (qtq) atau 11,51 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan pertumbuhan triwulan sebelumnya sebesar 2,29 persen (qtq) atau 13,51 persen (yoy).

"Perlambatan kenaikan harga terjadi pada semua tipe rumah, terutama rumah tipe kecil," ujar Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jakarta, Kamis (13/2).

Bank sentral memperkirakan harga rumah akan kembali naik pada triwulan I 2014. Survei mengindikasikan harga properti residensial akan tumbuh 2,56 persen (qtq) atau lebih tinggi dari kenaikan pada triwulan IV 2013.

Sejalan dengan melambatnya kenaikan harga properti residensial pada triwulan IV 2013, hasil survei menunjukkan tren perlambatan juga terjadi pada volume penjualan properti residensial. Volume penjualan tumbuh 13,05 persen (qtq) pada triwulan IV 2013, lebih rendah dari pertumbuhan pada triwulan sebelumnya 39,80 persen (qtq).

"Perkembangan ini dipengaruhi antara lain oleh implementasi penguatan ketentuan Loan-to-Value (LTV) terkait Kredit Pemilikan Rumah (KPR)," jelas dia.

Berdasarkan sumber pembiayaan, hasil survei menunjukkan pembangunan properti residensial didukung pembiayaan perbankan dan pembiayaan internal pengembang. Sumber pembiayaan perbankan tergambar dari dominannya konsumen yang memanfaatkan KPR sebagai fasilitas pembiayaan dalam pembelian properti residensial (71,99 persen responden), khususnya pada rumah tipe kecil.

Sementara itu, sumber pembiayaan internal tercermin pada sebagian besar pengembang yang menggunakan dana sendiri sebagai sumber pembiayaan usahanya (57,79 persen).

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP