Berburu barang lelang harga miring di Pegadaian

Reporter : Idris Rusadi Putra | Jumat, 19 Juli 2013 10:50




Berburu barang lelang harga miring di Pegadaian

Merdeka.com - Pegadaian saat ini masih menjadi primadona mendapatkan uang instan. Masyarakat bisa menggadaikan barang mereka dengan uang tunai yang kemudian harus ditebus kembali untuk mengambilnya.

Namun demikian, Pegadaian akan melelang barang nasabah jika tidak ditebus pada waktu yang ditetapkan. Menurut Direktur Utama Pegadaian, Suhwono, barang yang digadai akan dilelang setelah diberi waktu 2 minggu dari waktu yang ditetapkan untuk ditebus.

"Barang kita kelang biasanya memang gak ditebus sama pemilik. Kita kasih waktu 2 minggu, kalau ga datang juga biasanya langsung kita pajang. Itu hak pegadaian," ucapnya di Jakarta, Kamis (18/7).

Barang ini akan dilelang dan dipajang di cabang Pegadaian yang mempunyai show case atau etalase untuk barang lelang. Barang yang dilelang juga beragam dan dengan harga yang berbeda-beda.

"Harganya ikutin pasar. Emas misalnya ikutin harga pasar. Ada diskon tapi size dan desain emas menentukan harga jual, jadi seiring kali hanya compare harga per gram dengan Pegadaian," jelasnya. Barang yang dilelang mulai dari barang elektronik sampai emas perhiasan.

Suhwono menyebut hampir setiap hari pihaknya melelang barang nasabah di kantor cabang tertentu karena tidak ada tebusan. "Setiap hari ada barang yang dilelang. TV dan sepeda kecil untuk di Jakarta, tapi kebanyakan di daerah," tambahnya.

Keuntungan membeli barang lelang di Pegadaian adalah bagi pembeli bisa kembali menggadaikan barang tersebut. Bahkan ada beberapa item atau barang yang bisa dibeli dengan mekanisme cicil dan dibayar setengah harga dulu.

"Kalau yang belum punya uang cukup untuk barang tertentu, boleh setengah dulu, sisanya baru setelah punya uang, tidak perlu cash," tutupnya.

[bmo]

KUMPULAN BERITA
# Pegadaian

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Smart People Share This
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER

LATEST UPDATE
  • Nestapa Slamet, bocah gizi buruk keluarga miskin diabaikan RS
  • Review: City dan Chelsea milik Lampard
  • PR matematika anak SD heboh di FB, yang benar proses atau hasil?
  • Dalam semalam, orang ini kejatuhan rejeki Rp 60 Triliun
  • Penderita HIV/AIDS meningkat, kafe di Buleleng dirazia
  • Imigran gelap manfaatkan agama buat melintas ke Australia
  • Biaya politik besar, anggota DPRD OKU ramai-ramai gadaikan SK
  • Gudang kayu di Kalibaru Tanjung Priok terbakar
  • Pangdam Cenderawasih Mayjen Zebua diusulkan jadi gubernur Nias
  • 'Kenapa Moeldoko pilih Tahir, bukan konglomerat lain?'
  • SHOW MORE