Banyaknya iklan mi instan buat konsumsi gandum meningkat

Reporter : Novita Intan Sari | Selasa, 26 Maret 2013 13:34

Banyaknya iklan mi instan buat konsumsi gandum meningkat
mi instan. shutterstock

Merdeka.com - Banyaknya iklan mi instan membuat konsumsi mi di Tanah Air semakin meningkat. Hal tersebut memicu kenaikan konsumsi tepung terigu naik 500 persen selama 30 tahun terakhir.

"Tahun 2010 konsumsi terigu sebesar 17 kilogram per kapita setiap tahun. Namun, di 2012 turun 1,3 persen setiap tahun. Hal ini seiring dengan upaya menjalankan beras-beras lokal," ujar Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Ketahanan Pangan (BPK) Kementerian Pertanian (Kementan), Sri Sulihanti saat acara saat acara Kementan "Dialog Badan Ketahanan Pangan: Beras Analog untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan" di Kementan, Jakarta, Selasa (26/3).

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Ketahanan Pangan, Acham Suryana mengatakan bahwa meningkatnya konsumsi terigu ini menyebabkan tergerusnya cadangan devisa negara.

"Konsumsi terigu menjadi wajib perhatian kita karena produksi terigu di Indonesia selalu impor sehingga menyebabkan memakan devisa negara kita cukup tinggi," jelasnya.

Saat ini Indonesia merupakan negara pengimpor terigu terbanyak di dunia. Beberapa negara menjadi sumber pasokan terigu antara lain Australia, Amerika Serikat dan Turki.

[rin]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Hadir ke tahlilan Olga Syahputra, Dewi Perssik bikin heboh
  • Diam-diam naikkan harga, Pertamina tak masalah gas 12 kg makin mahal
  • Ahok pastikan baca sendiri laporan kinerja 2014 di depan DPRD DKI
  • Aksi gila pengendara bikin bahaya
  • Ramai dikunjungi, makam di sekitar Olga Syahputra rusak
  • Ini kata Imam Besar New York soal Indonesia blokir 19 situs Islam
  • Kerja keras Jokowi bangun Blok G, dihancurkan di masa Ahok
  • Ahok akan bahas Rapergub bersama DPRD DKI dan Kemendagri
  • Jelang libur harga emas naik Rp 5.000 per gram
  • 4 Reaksi kubu Agung Laksono diganjal putusan sela PTUN
  • SHOW MORE