Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bank Indonesia: Jangan panik hadapi gejolak ekonomi dunia

Bank Indonesia: Jangan panik hadapi gejolak ekonomi dunia Pelantikan Gubernur BI. ©2013 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Rencana bank sentral Amerika menghentikan kebijakan moneter untuk menstimulus ekonominya dengan cara mencetak uang atau yang lebih dikenal dengan quantitative easing (QE) sudah diantisipasi oleh Bank Indonesia. Menurut Gubernur Bank Indonesia, penghentian stimulus itu akan besar dampaknya bagi ekonomi dunia. Termasuk bagi Indonesia.

"Indonesia kena dampak, tapi dalam pertemuan sudah dikoordinasikan kita mengharapkan semua tenang, semua jangan panik, ini sifatnya sementara, kita harus tenang jangan panik kita akan hadapi ini dengan baik," ujar Agus Martowardojo di Istana Negara, Kamis (20/6).

Agus menyebutkan, sejak pertengahan Mei, dampak dari indikasi penghentian QE sudah mulai terasa pada ekonomi nasional. Semisal, indeks harga saham gabungan (IHSG) yang turun hingga level 4.600 dari posisi tertinggi yang sempat mencapai 5.300. Agus Marto menuturkan, gejala ini sudah disikapi.

Pemerintah dan Bank Indonesia pun semakin rajin rapat koordinasi. "Siang ini kita laporkan ke sidang kabinet untuk berkoordinasi untuk semua tetap waspada dan tidak panik, yang utama kita siapkan infrastruktur kita, termasuk bond stabilization framework (BSF) tadi sudah diarahkan oleh presiden agar menkeu dan BUMN siapkan BSF," jelasnya.

Saat ditanya soal strategi BI dan pemerintah menghadapi penghentian QE, Agus Marto masih menyembunyikannya. "Masa mau dikasi tahu bandar punya jurus, bandar ini sudah banyak. Saya tidak ingin mengungkap," kilahnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan Chatib Basri menuturkan hal serupa. Dia mengaku pemerintah makin rajin koordinasi dengan BI menghadapi QE. Yang jelas, kata dia, penghentian QE akan berdampak pada makin lemahnya nilai tukar rupiah.

"Saya akan rapat lg akan bahas ini. Pasti akan ada tekanan ke rupiah, itu tidak terhindarkan. Seluruh dunia akan kena. Stok market akan kena, saya sudah jaga," ujar Chatib.

Dia menambahkan, yang harus dijamin adalah likuiditas sektor keuangan tidak mengalami kekeringan. Selain itu, strategi lain adalah menjaga sektor keuangan. Dalam hal ini, FKSSK akan punya peran besar. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP