Bagaimana hubungan dagang Indonesia-Israel terjalin?

Reporter : Wisnoe Moerti | Selasa, 14 Agustus 2012 07:34




Bagaimana hubungan dagang Indonesia-Israel terjalin?
Facebook Israel-indo. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Tajamnya sensitifitas antara Indonesia dan Israel tidak membuat hubungan dagang antar dua negara terganggu. Indonesia memang tidak menjalin hubungan bilateral dengan Israel, tapi tidak dengan hubungan dagang. Yang banyak diketahui masyarakat, Indonesia tidak secara langsung menjalin hubungan dagang dengan Israel, tapi melalui Singapura.

Data dari kementerian Perdagangan juga menyebutkan bahwa neraca perdagangan Indonesia-Israel cukup positif. Tahun 2007, total perdagangan Indonesia-Israel mencapai USD 124.100 dan meningkat menjadi USD 116,4 juta pada tahun 2008. Tahun 2009, total perdagangan dua negara mencapai USD 91.613 juta dan kembali meningkat menjadi USD 117,5 juta pada tahun 2010. Data tahun 2011 menunjukkan, total perdagangan Indonesia-Israel mencapai USD 69,6 juta. Dan hingga pertengahan tahun ini sudah mencapai USD 79 juta.

Ada jembatan yang menghubungkan kerjasama perdagangan Indonesia-Israel. Salah satu perusahaan ekspor-impor yang menjalin hubungan dagang dengan Israel adalah Indolink yang bermarkas di Israel. Dalam profil perusahaan disebutkan bahwa visi dan misi perusahaan tersebut adalah membantu pengusaha antar dua negara menjalin kerjasama strategis dan saling menguntungkan. Indolink mengaku mengambil peran sebagai agen bisnis perusahaan Indonesia di Israel. Sebab, perusahaan berjanji memberi layanan menyeluruh bagi importir dan distributor Indonesia yang tertarik bekerjasama dengan suplaier dari Israel mulai dari penjajakan produk, negosiasi harga, perjanjian kerjasama hingga transaksi.

Perusahaan melihat potensi dagang Indonesia-Israel sangat besar. Bahkan, Indolink menuturkan bahwa hubungan bisnis dan dagang antar dua negara telah dijalankan sejak dibukanya hubungan dagang secara resmi dan legal pada 2001 lalu. Namun, tajamnya perbedaan pandangan antara Indonesia dan Israel dinilai menjadi penghambat potensi bisnis dan peluang ekspansi dua negara.

Indolink menyebutkan, fokus bisnisnya pada suplai barang berteknologi tinggi dari Israel ke Indonesia. "Produk Israel berkualitas tinggi sekaligus inovatif, suatu kombinasi yang memungkinkan Israel masuk ke pasar menengah ke atas dengan harga yang efektif dan kompetitif," demikian dikutip dari website Indolink. Lebih dari 50 persen ekspor Israel adalah ke pasar utama AS dan Eropa, diikuti ekspor ke negara Asia yang diklaim terus tumbuh.

[rin]


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Discussed by Smart People
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER

LATEST UPDATE
  • David Fincher: Film Superhero Itu Payah
  • Banyak polusi, Polantas Polda Metro disumbang 1.000 masker
  • Review: Garuda Muda Pastikan Diri ke 16 Besar
  • Pengedar narkoba di Unas ditangkap polisi
  • Praia do Pinho, pantai bugil pertama di Brasil
  • Narapidana diusulkan budidaya produk pangan pemicu inflasi
  • 2 Tahun tak berdinas izin sakit, anggota POM AD terlibat narkoba
  • Jokowi ibaratkan korupsi Transjakarta dengan sabun wangi & colek
  • Avtur Pertamina mahal, Garuda boleh beli dari perusahaan lain
  • Atasi Kangen Pacar, Fatin Sibukkan Diri Bareng Teman
  • SHOW MORE