Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Apindo: High cost ekonomi hambat peningkatan daya saing

Apindo: High cost ekonomi hambat peningkatan daya saing Industri Pabrik Tekstil. newimg.globalmarket.com

Merdeka.com - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) melihat Indonesia akan sulit berkembang, karena terhambat dengan mahalnya biaya produksi. Salah satunya faktor upah minimum yang tiap tahunnya meningkat.

Ketua Apindo Sofjan Wanandi mengingatkan buruh sebagai satu elemen penting bagi keberlangsungan perusahaan-perusahaan untuk berproduksi. Maka dari itu, buruh jangan dilihat sebagai musuh namun sebagai mitra dalam mengembangkan daya saing.

"Selalu kita melihat ke depan dengan cara yang salah. Kita tidak melihat, harus berkompetensi dengan dunia luar. Pekerja itu partner kita, lawan kita itu produk-produk asal luar negeri yang bebas masuk ke Indonesia. Tapi seolah-olah akhir-akhir ini musuh kita," ujar dia dalam pidatonya saat membuka seminar speakup di gedung Permata, Jakarta, Kamis (23/5).

Sofjan justru khawatir jika paksaan pemerintah tentang upah buruh yang para pengusaha anggap terlalu tinggi justru berakibat fatal. Pasalnya, tenaga manusia lambat laun banyak diganti dengan mesin-mesin berteknologi tinggi. Ini secara otomatis akan menyebabkan pengangguran.

Disamping itu, masalah ke depan justru semakin kompleks karena mendekati tahun politik. "Saya nggak melihat banyak terobosan yang diselesaikan pemerintah untuk membantu kita semua, berkompetisi di tingkat global untuk mengangkat ekonomi kita," jelasnya. (mdk/bmo)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP