Anggaran ujian nasional 2013 digelembungkan Rp 100 miliar

Reporter : Saugy Riyandi | Jumat, 19 April 2013 13:28




Anggaran ujian nasional 2013 digelembungkan Rp 100 miliar
ujian nasional. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Keuangan mengakui, karut-marut yang terjadi dalam pelaksanaan ujian nasional (UN) tahun ini tidak lepas dari proses pembahasan dan pencairan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di Komisi X DPR.

Alokasi anggaran untuk ujian nasional tahun ini, ternyata tidak hanya terlambat dicairkan, tapi juga digelembungkan sebesar Rp 100 miliar. Dalam pagu anggaran Kemendikbud tahun 2012 dan sesuai Keppres nomor 37 tahun 2012, alokasi anggaran untuk UN sebesar Rp 543,44 miliar. Namun, dalam pembahasan revisi anggaran antara Kemendikbud dengan DPR, anggaran yang disahkan menjadi Rp 644 miliar.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Herry Purnomo menceritakan kronologis perubahan anggaran tersebut. Pada 3 Januari 2013, Sekretaris Jenderal Kemendikbud menyampaikan usulan pencairan dana blokir dan revisi anggaran kepada Kemenkeu.

Namun, Ditjen Anggaran menyampaikan surat kepada Kemendikbud yang intinya menyampaikan bahwa usul pencairan blokir dan revisi anggaran tidak dapat ditetapkan karena alokasi anggaran Kemendikbud tahun 2013 per program yang disetujui oleh komisi X DPR berbeda dengan pagu dalam Keppres nomor 37 tahun 2012.

Dalam rincian anggaran per program yang disetujui DPR terdapat perubahan, baik jumlah sasaran, unit cost, maupun adanya kegiatan baru yang sebelumnya tidak tercantum dalam Keppres nomor 37 tahun 2012.

Dalam persetujuan di Komisi X DPR, alokasi untuk kegiatan UN menjadi Rp 644 miliar dengan sasaran peserta UN sebanyak 12.223.453 siswa dan unit cost sebesar Rp 53.000 per siswa.

"Persetujuan DPR tersebut menunjukkan adanya kenaikan alokasi sebesar Rp 100 miliar dibandingkan dari alokasi anggaran pada DIPA Keppres nomor 37 tahun 2012. Penambahan alokasi anggaran tersebut digunakan untuk penambahan variasi soal untuk mengurangi kecurangan dan meningkatkan pengamanan soal-soal ujian melalui barcode," jelas Herry saat konfrensi pers di gedung Kemenkeu, Jakarta, Jumat (19/4).

Karena perubahan itulah Kemenkeu memblokir anggaran Kemendikbud. Dia menjelaskan, dalam Undang-undang APBN 2013 anggaran yang dialokasikan untuk Kemendikbud sebesar Rp 73,086 triliun. Namun, sebesar Rp 62,082 triliun diblokir.

"Dalam proses penyelesaian DIPA untuk bintang ini kita bikin proses DIPA 1 Januari enggak ada bintang, kita buat kebijakan proses di DPR dan bahan penunjang di Desember, tapi ternyata sampai akhir Desember, kita enggak dapat perkembangan yang signifikan," katanya.

[noe]


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
LATEST UPDATE
  • Ini cerita 4 'monster' pencabulan balita
  • Alat ini dapat ubah suara menjadi listrik
  • 5 Sindiran pemerintahan SBY tak berani naikkan harga BBM
  • Hamdan Zoelva idola baru kaum Hawa
  • Dani Alves merasa jadi kambing hitam di Barca
  • Nazaruddin sebut Anas habiskan Rp 200 M dalam Kongres Demokrat
  • Aksi ganas pendukung Prabowo saat demo MK
  • Ivan Gunawan: Saya nggak pengen jadi pacar Ayu Ting Ting
  • 5 Kejadian horor di area pit stop Formula 1
  • Nazaruddin sebut istri Anas bagai Nenek Lampir
  • SHOW MORE