Merdeka.com tersedia di Google Play


90 Pabrik di Jabodetabek kompak pindah ke Jawa Tengah

Reporter : Harwanto Bimo Pratomo | Senin, 18 Maret 2013 12:20


90 Pabrik di Jabodetabek kompak pindah ke Jawa Tengah
Industri Pabrik Tekstil. newimg.globalmarket.com

Merdeka.com - Kebijakan kenaikan upah buruh atau upah minimum kabupaten/kota (UMK) ternyata masih menjadi topik hangat. Untuk kesekian kalinya, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyebutkan dampak dari kebijakan tersebut.

Apindo menyebutkan, sekitar 90 perusahaan di Jabodetabek memutuskan untuk merelokasi pabriknya ke Jawa Tengah tahun ini. Langkah relokasi diambil lantaran perusahaan tidak sanggup membayar upah buruh DKI Jakarta yang mencapai Rp 2,2 juta.

Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi mengatakan, Jawa Tengah menjadi lokasi favorit tujuan relokasi pabrik. Alasannya, UMP di sana lebih rendah. Hanya sekitar Rp 1,2 juta. Perusahaan yang memutuskan untuk merelokasi pabriknya, didominasi sektor padat modal.

"Perusahaan-perusahaan garmen dan lain sebagainya. Terutama yang capital intensif," ujarnya saat ditemui di Universitas Paramadina, Jakarta, Senin (18/3).

Selain upah, faktor lain yang mendorong keputusan relokasi ini adalah biaya logistik di DKI Jakarta yang tinggi akibat kemacetan. Jawa Timur juga menjadi lokasi tujuan lain selain Jawa Tengah.

"Sekitar 5 sampai 6 perusahaan yang saya tahu pindah ke Jawa Timur. Di sana sedikit karena UMP Jatim lebih tinggi dari Jateng namun tetap lebih rendah dari Jakarta," tuturnya.

Perusahaan yang memutuskan untuk pindah tersebut rata-rata memiliki ribuan karyawan. Beberapa perusahaan juga memilih untuk merelokasi pabriknya keluar negeri seperti Bangladesh, Vietnam bahkan Malaysia.

"Keluar negeri itu ada 4 sampai 5 perusahaan terutama perusahaan milik dari Korea atau Jepang," imbuhnya.

[noe]

KUMPULAN BERITA
# Apindo# Upah Buruh

Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya


JANGAN LEWATKAN BERITA FOLLOW MERDEKA.COM
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Apindo, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Apindo.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup





Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • SDA tak hadir, Emron nyatakan berhak buka Rapimnas PPP
  • Bibi Kim Jong-un 'menghilang ' dari film propaganda Korea Utara
  • Jadi pedangdut, mudahkan Kristina seleksi pria idaman
  • Tepergok curi mesin alat berat, Suharyanto ditembak polisi
  • Rapimnas PPP dimulai, Suryadharma Ali tidak muncul
  • Trailer Perdana 'THE GREEN INFERNO diluncurkan!
  • Haji Lulung: Pertemuan di DPP PPP memperuncing masalah
  • Polisi bubarkan bentrok, satu warga Buol terkena peluru nyasar
  • ASUS akhirnya bawa ZenFone dan ASUS ZenUI ke Indonesia
  • Dimyati: Rapimnas tanpa izin ketua umum PPP itu ilegal
  • SHOW MORE