5.000 mobil pelat merah diklaim sudah gunakan BBG
Merdeka.com - Pemerintah berambisi terus menekan penggunaan BBM bersubsidi. Sebab, kuota subsidi BBM tahun ini berpotensi jebol.
Pemerintah kembali menghembuskan wacana lama yakni mendorong peralihan penggunaan minyak ke gas. Untuk mendukung peralihan ke gas, pemerintah menyiapkan sekitar 5.000 konverter kit yang akan dipasang ke mobil dinas pemerintah, TNI serta nelayan.
Dirjen Migas Kementerian ESDM, Edy Hermatoro mengatakan dari 5.000 konverter kit ini, 4000 unit akan dibagikan kepada mobil dinas kepemerintahan dan 1000 unit akan dibagikan kepada nelayan.
"4.000 unit konverter kit tahun ini itu untuk dibagiin sementara ke mobil kementerian, BUMN dan BUMD. Untuk nelayan 500-1.000 konverter kit dikasih tahun ini juga," ucapnya ketika ditemui di Kawasan Monas, Jakarta, Minggu (19/5).
Pada tahun sebelumnya, dia mengklaim telah membagikan sekitar 5.000 konverter kit untuk mobil dinas pemerintah, BUMN, dan BUMD. Dengan adanya tambahan 4.000 tahun ini, maka konverter kit yang telah disebar ke mobil dinas pemerintahan, BUMN dan BUMN mencapai 9.000 unit.
"Insentif pemerintah, kalau keseluruhan saya tidak tahu tapi ini belum semua karena jumlah eselon II ESDM hampir puluhan, kemudian kali kementerian, kali daerah dan itu banyak sekali," jelasnya.
Edy mengatakan program konverter ini adalah program percontohan yang kemudian akan diikuti masyarakat yang kemudian dapat menghemat penggunaan BBM subsidi. "Mobil kementerian TNI, Polri, BUMN, BUMD ini sebagai percontohan. Angkutan umum ada bajaj, mikrolet, busway, diharapkan bisa mengikuti," tutupnya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya