5 Orang ini nilai kebijakan kenaikan harga BBM sudah terlambat

Reporter : Harwanto Bimo Pratomo | Minggu, 2 Juni 2013 06:33


1.
Jusuf Kalla

Merdeka.com - Rencana mengurangi subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah dibicarakan berlarut-larut. Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai seharusnya pemerintah sudah mengurangi subsidi BBM sejak dua tahun lalu.

"Ini sudah telat dua tahun harusnya sudah dari dulu-dulu kebijakan untuk menaikkan BBM bersubsidi. Mungkin pemerintah masih takut melihat dampak-dampaknya," ujar Kalla di Hotel Darmawangsa, Jakarta.

Kalla mengatakan, seandainya pemerintah mengurangi subsidi BBM sejak dua tahun lalu, tentu pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak akan terlibas oleh Filipina.

Pertumbuhan Filipina saat ini mencapai 7,8 persen atau jauh di atas Indonesia yang hanya sebesar 6,2 persen.


[bmo]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • 5 Alasan kenapa orang yang belajar musik berbakat jadi sukses
  • Satpol PP tangkap 13 pemandu karaoke kelab malam di Kulon Progo
  • Masuk ke Nusakambangan, keluarga terpidana mati Bali Nine histeris
  • Selidiki kasus Adriansyah, KPK periksa 4 pegawai PT MMS
  • Sosok penyanyi bertopeng misterius adalah Luna f(x)?
  • Jelang eksekusi mati, belasan ambulans masuki Lapas Nusakambangan
  • Polisi rampas surat cinta kekasih terpidana mati Raheem
  • Raja hedon baru Instagram, Tony Toutouni gila pesta seks & bagi duit
  • Anggota DPR kecam Sekjen PBB ikut campur soal hukuman mati
  • RTV dikecam bikin kuis berhadiah soal gempa Nepal
  • SHOW MORE