5 Jenis tenaga ahli Indonesia yang dibutuhkan dunia

Reporter : Wisnoe Moerti | Selasa, 3 September 2013 06:28

pertanian. http://merdeka.com

2.
Pertanian

Merdeka.com - Indonesia sebagai negara agraris, banyak menghasilkan tenaga kerja di sektor pertanian. Namun, data BPS yang terbaru menyebutkan bahwa jumlah tenaga kerja yang bekerja di sektor pertanian justru makin berkurang. Salah satu penyebabnya karena mereka mulai beralih ke sektor industri.

Padahal, tenaga ahli di bidang pertanian asal Indonesia banyak dibutuhkan negara lain. Semisal Malaysia, Korea, ataupun negara-negara Timur Tengah yang tengah mengembangkan sektor pertanian.

Malaysia berminat investasi pada sector peternakan, Korea tertarik agribisnis. Sedangkan negara Timur Tengah semisal Arab, Kuwait dan Qatar ingin membuka kawasan pertanaman padi yang mengincar tenaga ahli sektor pertanian.


[noe]
KUMPULAN BERITA
# TKI

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






 

Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER

LATEST UPDATE
  • Cantiknya CL 2NE1 Jika Seperti Ini
  • Nurul, Satpol PP cantik ini takut ke pasar pakai seragam
  • Menpan-RB ingin wakil menteri dipertahankan
  • Johnson Yaptonaga ketemu Dewi Perssik hanya tiga kali
  • Sop merah Bu Sri di Yogya, mahasiswa sampai menteri rela antre
  • Mou: Harusnya City didepak dari kompetisi Eropa
  • Tafsir seenaknya Pancasila dan UUD 1945
  • Imut banget! Anak kembar Jennifer Lopez, modis di usia dini
  • Lelaki cacat kaki di Zimbabwe perkosa bocah dua tahun
  • Perlahan tapi pasti, Microsoft kubur nama besar Nokia
  • SHOW MORE