19 perusahaan siap bangun pabrik pemurnian bahan mentah

Reporter : Saugy Riyandi | Selasa, 21 Februari 2012 15:29




19 perusahaan siap bangun pabrik pemurnian bahan mentah

Merdeka.com - Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Thamrin Sihite mengapresiasi langkah 19 perusahaan tambang yang siap membangun pabrik pengolahan dan pemurnian bahan mentah. Langkah tersebut dinilai telah sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara yang melarang ekspor bahan tambang mentah.

Bahkan, ada beberapa perusahaan yang sudah melakukan langkah kongkret dengan pembangunan konstruksi. Sementara perusahaan-perusahaan yang lain tengah mempersiapkan kajian dan administrasi.

"Dari ke-19 perusahaan tersebut baru 7 perusahaan yang mulai konstruksi, 6 perusahaan memasuki tahap studi kelayakan, dan 6 sisanya baru saja memperoleh izin pembangunan pengolahan atau pemurnian." kata Thamrin di Jakarta (21/2). Diperkirakan, konstruksi pabrik pengolahan atau pemurnian (smelter) rampung sekira tahun 2014 hingga 2017.

Pabrik smelter yang sudah memasuki tahap konstruksi antaran lain:

1. Pabrik Chemical Grade Alumina (CGA) milik PT Aneka Tambang,

2. Pabrik Meratus Jaya Iron and Steel

3. Pabrik milik PT Sebuku Iron Lateritic Ore

4. Pabrik smelter Indoferro yang menghasilkan besi spons

5. Pabrik smelter PT Krakatau Steel POSCO yang memproduksi baja

6. Pabrik smelter PT Dairi Prima Mineral penghasil konsentrat lead dan zinc

7. Pabrik milik PT Agincourt Resources dengan produk dore bullion

Dari ketujuh perusahaan tersebut, yang paling cepat rampung dan mulai berproduksi yaitu Indoferro di Cilegon, Banten yang menghasilkan besi spons sebanyak 500 ribu ton per tahun, tegasnya. Sementara sisanya baru akan mulai menghasilkan produk pada 2014 nanti.

Seperti diketahui, perusahaan-perusahaan tambang yang beraktivitas di dalam negeri, diminta menaati Undang-undang Minerba nomor 4 tahun 2009 dan Keputusan Menteri nomor 7 tahun 2012.

Larangan ekspor bahan mentah akan dimulai dalam tiga bulan kedepan atau Mei 2012."Mestinya sekarang para perusahaan tambang menyiapkan diri, kami minta perusahaan tambang itu mengajukan proposal. Kami ingin agar para perusahaan tambang itu melakukan itu. Sekarang sedikit sekali perusahaan yg melakukan itu makanya diatur Kepmen tersebut. Kepmen itu mendesak supaya perusahaan mengajukan proposal. Dari proposal itu ada rencana sehingga tahun 2014 sudah memenuhi amanah dari UU Minerba nomor 4 tahun 2009," tegas Menteri ESDM Jero Wacik.

[tts]


Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Keluarga Xperia Z3 hadir di Indonesia, berapa harganya?
  • 60 Polisi di Sukoharjo jalani tes urine
  • Orasi Budaya 2 Pasar Seni ITB 2014 sukses digelar
  • Tidur di kardus 3 hari demi siapkan speaker buat Jokowi di Priok
  • PDIP bantah Jokowi ada di rumah Mega untuk susun menteri
  • Kim Kardashian ultah, ini hadiah spesial dari sang ibu
  • PDIP akui Jokowi batal umumkan menteri karena laporan KPK
  • Beberapa tahanan KPK ketahuan selundupkan ponsel ke sel
  • Sewa sound system buat pengumuman menteri Jokowi Rp 30 juta/hari
  • Curhat si cantik Dian Sastro jadi istri playgirl
  • SHOW MORE