11 K/L ini tertinggi melakukan penyimpangan perjalanan dinas

Reporter : Islahudin | Kamis, 13 Juni 2013 08:04

11 K/L ini tertinggi melakukan penyimpangan perjalanan dinas
pns. ©sijaka.files.wordpress.com

Merdeka.com - Hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemeriksaan Pusat (LKPP) tahun 2012, terdapat penyimpangan dalam penggunaan belanja perjalanan dinas sebesar Rp 30,4 miliar pada 36 Kementerian atau Lembaga (K/L).

Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) menyatakan modus penyimpangan tersebut antara lain berupa ketidaksesuaian nama dan nomor tiket dengan manifest, perjalanan dinas fiktif, perjalanan dinas rangkap, dan tidak ada bukti pertanggungjawaban.

K/L yang melakukan penyimpangan perjalanan dinas paling tinggi dan besar tersebut yakni:
1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan penyimpangan perjalanan dinas sebesar Rp 5.938.049.057
2. Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi dengan penyimpangan perjalanan dinas sebesar Rp 4.515.281.738
3. Kementerian Keuangan dengan penyimpangan perjalanan dinas sebesar Rp 3.537.453.076
4. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan penyimpangan perjalanan dinas sebesar Rp 3.470.846.383
5. Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan penyimpangan perjalanan dinas sebesar Rp 2.551.062.985
6. Kementerian Agama dengan penyimpangan perjalanan dinas sebesar Rp 1.792.895.663
7. Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan penyimpangan perjalanan dinas sebesar Rp 1.555.118.598
8. Badan Pertanahan Nasional dengan penyimpangan perjalanan dinas sebesar Rp 1.420.884.887
9. Badan Nasional Penempatan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia dengan penyimpangan perjalanan dinas sebesar Rp 1.391.956.389
10. Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah dengan penyimpangan perjalanan dinas sebesar Rp 1.033.809.400
11. Badan Narkotika Nasional dengan penyimpangan perjalanan dinas sebesar Rp 810.228.015

Dari gambaran di atas, FITRA menilai pemerintah telah melakukan miss management anggaran alias bisa dikatakan bocor atau dikorup.

"Dan salah satu bentuk korupsinya adalah adanya penyimpangan dalam perjalanan dinas," ujar Direktur Investigasi dan Advokasi FITRA, Uchok Sky Khadafi, dalam keterangan tertulisnya yang diterima merdeka.com di Jakarta, Kamis (13/6).

[bmo]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Kasus Korupsi

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Teror bom dalam pesawat Indonesia bikin gempar penumpang
  • Catatan Erna saat kunjungi Orang Rimba
  • Jokowi sebut Presiden Indonesia harus sejajar dengan AS dan China
  • Tak sengaja lihat film panas, Jae Rim - So Eun malu-malu Kucing
  • Lima bos ini rela potong gaji demi kesejahteraan karyawan
  • Reaksi kocak bule saat pertama kali cicip makanan dan buah Indonesia
  • Tebet, dahulu dan kini
  • Cerita di balik teror bom Batik Air mendarat darurat di Makassar
  • Kisah miris Kanah, ibu yang tega lakban & gantung bayinya di spion
  • Captain America ingin jadi mentor Spider-Man di Marvel
  • SHOW MORE