Kisah Inspiratif Para Pemimpin Dunia saat Pandemi Covid-19, Layak Diacungi Jempol
Merdeka.com - Dunia saat ini tengah dihadapkan dengan masalah besar yang diakibatkan wabah virus Corona (Covid-19). Virus yang pertama kali muncul di Wuhan, China pada akhir tahun lalu, dengan cepat menyebar dan menjangkiti lebih dari 170 negara.
Selain memakan korban jiwa, wabah ini juga menyebabkan pelemahan ekonomi secara global. Di tengah perlawanan menghadapi virus ini, para pemimpin dan pejabat di beberapa negara bahkan rela memotong gajinya.
Langkah ini sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk membantu masyarakat yang terdampak. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya:
Presiden Ghana Potong Gaji

Twitter Nana Akufo-Addo 2020 Merdeka.com
Pertama ialah Presiden Ghana, Nana Addo Dankwa Akufo-Addo. Dilansir dari Business Insider, ia menyumbangkan 3 bulan gajinya untuk membantu menangani wabah yang tengah menyerang negaranya.
"Saya telah mengarahkan Pengendali dan Akuntan Jenderal untuk membayar gaji tiga bulan saya berikutnya, yaitu April, Mei dan Juni, ke dalam dana ini." ucap Akufo-Addo dikutip dari Business Insider.
Terapkan Lockdown dan Pernyataannya yang Menyentuh

Twitter Nana Akufo-Addo 2020 Merdeka.com
Tak hanya sumbangkan gajinya selama 3 bulan, Akuffo-Addo juga memberlakukan sistem lockdown total selama dua minggu guna mencegah penularan virus Covid-19 semakin meluas. Dalam pidatonya saat mengumumkan lockdown, ia bahkan mengucapkan sebuah kalimat yang cukup menjadi sorotan publik. "Kami tahu bagaimana menghidupkan kembali perekonomian, yang kami tidak tahu bagaimana menghidupkan kembali orang yang meninggal," ucap Akufo-Addo.
Presiden dan Menteri di Korea Selatan

Reuters
Korea Selatan juga menjadi salah satu negara yang terserang wabah Covid-19. Untuk membantu menangani virus ini, Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in dan jajaran Menteri-nya turut serta menyumbangkan gaji bulanannya. Dilansir dari Korea Times, Selasa (31/3), dana tersebut akan dikelola oleh Kementerian Keuangan untuk pemaksimalan upaya karantina dan membantu warga yang terdampak secara ekonomi.
Presiden AS Donald Trump

2020 REUTERS/Leah Millis
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump juga menyumbangkan gajinya ke Kementerian Kesehatan dan Layanan Masyarakat untuk mendukung melawan wabah virus Corona. Kabar ini disampaikan oleh juru bicara Gedung Putih, Stephanie Grisham di Twitter."Presiden @realDonaldTrump membuat komitmen untuk menyumbangkan gajinya ketika menjabat, Dia mendonasikan gaji Q4 2019 kepada Kementerian Kesehatan dan Layanan Masyarakat untuk mendukung usaha yang diambil untuk mengkonfrontasi, meredam, dan melawan #Coronavirus," tulis Stephanie Grisham. Gaji yang Trump sumbangkan sebesar USD 100 ribu atau sekitar Rp1,4 miliar. Presiden AS mendapatkan gaji tiap kuartal dengan total per tahun USD 400 ribu atau Rp5,7 miliar.
Presiden Singapura dan Pejabat Negara Lainnya

2020 Humas UGM
Dilansir dari The Straits Times, Presiden dan para pejabat tinggi di Singapura menyumbangkan 3 bulan gajinya untuk membantu turut serta memerangi wabah virus Corona (Covid-19).
Perdana Menteri Malaysia

straitstimes.com
Hal yang sama juga dilakukan oleh Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin dan jajarannya di Pemerintah yang turut serta memotong gajinya selama 2 bulan kedepan. Dilansir dari Channel News Asia, hal ini sebagai wujud komitmen pemerintah untuk membantu masyarakat yang terdampak parah oleh wabah ini.
(mdk/khu)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya